Pertama di Indonesia, Guru Bahasa Inggris di Sanggau Dapat Pelatihan Gratis dari Mahasiswa School of Education, University of New England, Australia.

Pertama di Indonesia, Guru Bahasa Inggris di Sanggau Dapat Pelatihan Gratis dari Mahasiswa School of Education, University of New England, Australia.

 

SANGGAU - Untuk pertama kalinya di Indonesia, guru-guru Bahasa Inggris di Kabupaten Sanggau mendapatkan pelatihan gratis dari mahasiswa School of Education, University of New England (UNE),Australia.


Program ini dilaksanakan oleh Angela Asri Purnamasari, S.Pd., M.Ed. in TESOL, mahasiswa School of Education, University of New England, Australia, yang saat ini tengah menjalankan Program Pelatihan Guru Bahasa Inggris di Kabupaten Sanggau.


Program tersebut berjudul Mentoring Berbasis Analisis Kebutuhan, yakni sebuah pilot pengembangan profesional berkelanjutan bagi guru Bahasa Inggris sebagai bahasa asing (English as a Foreign Language/EFL) yang sedang bertugas di Indonesia.


Alumni SMP Sugiyopranoto dan SMA Negeri 1 Sanggau ini menyampaikan bahwa program Mentoring Berbasis Analisis Kebutuhan awalnya direncanakan untuk dilaksanakan di Maluku Utara. Namun, ia berupaya agar program tersebut dapat dilaksanakan di daerah kelahirannya.


“Ini pertama kali dilaksanakan di Indonesia dan akan menjadi referensi bagi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikti RI) untuk program pengembangan guru melalui metode mentoring di Indonesia. Karena saya orang asli Sanggau, puji Tuhan Kabupaten Sanggau menjadi rekomendasi utama,” kata Angela Asri Purnamasari saat ditemui awak media lokal Kabupaten Sanggau di Aula Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sanggau, Sabtu (24/01/2026).


Angela menyebutkan bahwa terlaksananya program ini merupakan dukungan dari Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Kemendikti yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Republik Indonesia.


“Program ini merupakan salah satu bentuk implementasi langsung kepada masyarakat, khususnya guru-guru Bahasa Inggris di Kabupaten Sanggau, yang harus saya laksanakan untuk mencapai gelar Doctor of Philosophy (PhD) dalam bidang Pendidikan di School of Education, University of New England, Australia,” ujarnya.


Didampingi dosen pembimbing utamanya, Associate Professor Dr. Joshua Matthews, PhD, dari School of Education, University of New England, Angela menyampaikan bahwa program ini dilaksanakan setiap hari Sabtu, mulai tanggal 24 Januari hingga 21 Februari 2026, bertempat di Aula Bapenda Kabupaten Sanggau.


“Total ada lima kali pertemuan dan dimulai hari ini. Program ini juga telah dibuka oleh Bupati Sanggau yang diwakili Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Sanggau, Bapak Wellem Suherman, S.H.,” katanya.


Angela juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sanggau, khususnya Bupati Sanggau, Drs. Yohanes Ontot, M.Si., yang telah merespons positif serta mendukung pelaksanaan program ini. Menurutnya, tanpa dukungan pemerintah daerah, program tersebut akan sulit dilaksanakan.


“Sebelumnya, saya bersama Dr. Joshua Matthews, PhD dan Bapak Pdt. Suyono Asun, S.Th., M.Th. juga telah beraudiensi dengan Bupati Sanggau untuk menyampaikan program ini secara langsung. Jika program ini berhasil, Kabupaten Sanggau akan menjadi percontohan pengembangan guru dengan pendekatan mentoring berbasis analisis kebutuhan yang dapat diterapkan di kabupaten lain di Indonesia,” ungkapnya.


“Puji Tuhan, Bapak Bupati merespons dengan sangat baik dan memberikan dukungan luar biasa terhadap program pelatihan guru ini,” sambung Angela.


Wanita muda yang berprofesi sebagai dosen di Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta ini juga menyampaikan bahwa terdapat 28 guru Bahasa Inggris di SMP dan SMA/SMK di kabupaten Sanggau yang direkomendasikan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sanggau untuk mengikuti pelatihan tersebut. Selain itu, program ini juga didukung oleh tujuh dosen Pendidikan Bahasa Inggris dari empat universitas ternama, yaitu Universitas Kristen Indonesia Jakarta, Universitas Sanata Dharma, Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta, dan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW).


“Terima kasih juga kepada Kepala Bapenda Kabupaten Sanggau, Bapak Wellem Suherman, S.H., yang telah memfasilitasi aula beserta perangkatnya serta melibatkan pegawainya demi kelancaran program ini, juga kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sanggau, Bapak Drs. Alipius, M.Si., yang turut mendukung program ini, serta kepada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sanggau yang telah mendukung pelaksanaan program ini secara hybrid,” tutupnya.

ABANG ALFIAN

39 postingan

Sebelumnya
Wakil Bupati Sanggau Buka Tabligh Akbar BKMT di Kecamatan Sekayam
Selanjutnya
Wabup Sanggau Buka FGD Perlindungan Pekerja Sawit dan Pencegahan TPPO

Berita Terkait

Pencarian