Bupati Sanggau Tinjau Gorong-gorong Tersumbat hingga Sungai Kapuas, Imbau Warga Jaga Lingkungan

Bupati Sanggau Tinjau Gorong-gorong Tersumbat hingga Sungai Kapuas, Imbau Warga Jaga Lingkungan

SANGGAU — Bupati Sanggau, Drs. Yohanes Ontot, M.Si, meninjau langsung sejumlah gorong-gorong yang mengalami penyumbatan di wilayah Kota Sanggau, Rabu (31/12/2025). Peninjauan dilakukan dengan menelusuri saluran air mulai dari kawasan ilir kota Lamai Dara hingga ke area pembuangan akhir yang bermuara di Sungai Kapuas.


Dalam kegiatan tersebut, Bupati Yohanes Ontot melihat secara langsung kondisi saluran drainase yang tersumbat oleh sampah, terutama sampah plastik dan material rumah tangga lainnya. Ia menegaskan bahwa permasalahan penyumbatan gorong-gorong menjadi salah satu penyebab utama terjadinya genangan air dan banjir di wilayah perkotaan.

“Masalah utama yang kita temukan adalah sampah. Masyarakat masih membuang sampah sembarangan ke saluran air, baik itu plastik maupun jenis sampah lainnya. Ini menyebabkan aliran air terhambat dan akhirnya memicu banjir,” ujar Yohanes Ontot di sela-sela peninjauan.

Selain berdampak pada banjir, Bupati Sanggau juga mengingatkan bahwa saluran air yang tersumbat akan menciptakan lingkungan yang tidak sehat. Air yang tergenang dapat menjadi tempat berkembangbiaknya jentik nyamuk yang berpotensi menimbulkan berbagai penyakit, seperti demam berdarah dan penyakit berbasis lingkungan lainnya.

“Lingkungan yang kotor dan saluran air yang tidak lancar sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat. Jentik nyamuk mudah berkembang, dan ini bisa menyebabkan banyak penyakit,” katanya.

Lebih lanjut, Yohanes Ontot juga menghimbau masyarakat agar tidak mendirikan bangunan di atas saluran pembuangan air. Menurutnya, keberadaan bangunan di atas gorong-gorong atau drainase menyulitkan proses perawatan dan pembersihan, serta berpotensi merusak konstruksi saluran air itu sendiri.

“Kami mengimbau dengan tegas agar tidak ada bangunan yang berdiri di atas saluran pembuangan. Ini demi kepentingan bersama, agar sistem drainase dapat berfungsi dengan baik,” tegasnya.

Bupati Sanggau menambahkan, pihaknya akan melakukan pengecekan menyeluruh terhadap seluruh konstruksi gorong-gorong yang dinilai tidak layak atau mengalami kerusakan. Pemerintah daerah, kata dia, akan mengambil langkah perbaikan guna memastikan saluran air berfungsi optimal, terutama menjelang musim hujan.

“Semua gorong-gorong yang konstruksinya terlihat tidak baik akan kami cek dan evaluasi. Tujuannya agar ke depan tidak lagi terjadi penyumbatan dan banjir yang merugikan masyarakat,” pungkas Yohanes Ontot.

SZ

30 postingan

Sebelumnya
Doa Lintas Agama Satukan Hati untuk Sumatra Kuat dan Indonesia Maju
Selanjutnya
Bupati Sanggau Resmi Buka Sosialisasi Perbup Tentang Bantuan Keuangan Partai Politik Tahun 2025

Berita Terkait

Pencarian