//DISKOMINFO-SGU//
PONTIANAK – Bupati Sanggau, Drs. Yohanes Ontot, M.Si., menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 sekaligus RUPS Luar Biasa PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) yang digelar di Aula Lantai 5 Kantor Utama Bank Kalbar, Rabu (11/2/2026).
Rapat dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, selaku pemegang saham pengendali, dan dihadiri para kepala daerah se-Kalimantan Barat sebagai pemegang saham dari unsur pemerintah provinsi serta kabupaten/kota.

Dalam forum tersebut, para pemegang saham menyepakati sejumlah keputusan strategis, di antaranya penguatan struktur permodalan, peningkatan fungsi pengawasan, serta penajaman arah ekspansi bisnis Bank Kalbar. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat daya saing bank daerah di tengah dinamika industri perbankan nasional yang semakin kompetitif.
Bupati Sanggau menyampaikan dukungannya terhadap berbagai keputusan strategis yang dihasilkan dalam RUPS tersebut. Menurutnya, penguatan permodalan dan tata kelola yang baik akan berdampak langsung pada peningkatan kinerja Bank Kalbar sebagai lembaga keuangan daerah yang berperan penting dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Sanggau.

“Bank Kalbar memiliki peran strategis dalam mendorong akses pembiayaan bagi pelaku usaha, UMKM, serta sektor produktif lainnya di daerah. Karena itu, penguatan permodalan dan pengawasan menjadi langkah yang tepat agar kinerja bank semakin sehat, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujar Bupati.
Selain itu, dalam RUPS juga dibahas laporan kinerja dan capaian Bank Kalbar selama Tahun Buku 2025, termasuk rencana kerja dan target bisnis ke depan. Para pemegang saham berharap, dengan strategi yang telah disepakati, Bank Kalbar dapat terus meningkatkan pelayanan, memperluas jaringan, serta menghadirkan inovasi produk yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui partisipasi aktif dalam RUPS ini, Pemerintah Kabupaten Sanggau menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan perbankan daerah sebagai salah satu instrumen penting dalam mendorong stabilitas ekonomi dan percepatan pembangunan di Kalimantan Barat.






