SANGGAU – Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, secara resmi membuka kegiatan Sejuta Vaksin HPV bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat umum di Kabupaten Sanggau, Jumat (14/2/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang diinisiasi Dewan Pengurus KORPRI Nasional sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan ASN di seluruh Indonesia, sekaligus mendukung program prioritas pemerintah di bidang kesehatan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dewan Pengurus KORPRI Nasional atas peluncuran program Sejuta Vaksin HPV. Menurutnya, langkah tersebut merupakan upaya strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan sumber daya manusia, khususnya di lingkungan ASN.

“Program ini merupakan bentuk perhatian nyata negara terhadap kesehatan aparatur sipil negara. ASN yang sehat adalah ASN yang produktif dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Susana Herpena.
Ia menegaskan bahwa program vaksinasi HPV ini juga sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Sanggau Tahun 2025–2030, yakni “Sanggau Maju Berkelanjutan dan Berkeadilan.” Salah satu misi pembangunan daerah adalah meningkatkan kemampuan dan kompetensi sumber daya manusia yang unggul, di mana kesehatan menjadi modal dasar utama.
Selain itu, Wakil Bupati turut menyampaikan terima kasih kepada Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Sanggau sebagai unit pelaksana teknis dari Badan POM RI yang menjadi salah satu penyelenggara program di daerah. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan program kesehatan preventif seperti ini.
Yang menarik, program Sejuta Vaksin HPV di Kabupaten Sanggau tidak hanya diperuntukkan bagi ASN, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum, khususnya ibu-ibu dan remaja putri.
“Ini menunjukkan bahwa kesehatan adalah hak semua orang, dan pemerintah hadir untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Susana juga mengingatkan bahwa kanker serviks merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan di Indonesia setelah kanker payudara. Padahal, penyakit tersebut dapat dicegah melalui vaksinasi HPV.
“Vaksinasi HPV adalah investasi kesehatan jangka panjang. Dengan menerima vaksin ini, kita tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga generasi mendatang dari ancaman kanker serviks,” katanya.
Ia menambahkan bahwa vaksin HPV aman, halal, dan telah terbukti efektif dalam mencegah kanker serviks di berbagai negara.
Program ini menjadi bukti sinergi antara pemerintah pusat melalui Badan POM RI, KORPRI Nasional, Pemerintah Kabupaten Sanggau, serta para tenaga kesehatan dan relawan dalam menghadirkan layanan kesehatan preventif yang berkualitas.
Di akhir sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh peserta untuk mengikuti vaksinasi dengan penuh kesadaran dan tanpa keraguan.
“Semoga program vaksinasi HPV ini berjalan lancar, memberikan manfaat sebesar-besarnya, dan menjadi langkah awal menuju Sanggau yang lebih sehat dan sejahtera,” pungkasnya.






