Sanggau – Bupati Sanggau Drs Yohanes Ontot M.Si Bersama Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena Menghadiri Pengurus Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Daerah (PGID) Kabupaten Sanggauperiode 2025–2030 bertempat diaula daranante (16/3/2026).
Bupati Sanggau dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi kepada panitia dan jajaran PGID yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan baik. Kehadiran berbagai pihak dalam acara tersebut dinilai sebagai bukti bahwa semangat kebersamaan dan persaudaraan antarumat beragama di Kabupaten Sanggau tetap terjaga dengan kuat.
Pemerintah Kabupaten Sanggau juga menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus PGID Kabupaten Sanggau periode 2025–2030 yang baru saja dikukuhkan. Pengukuhan ini ditegaskan bukan sekadar seremoni, melainkan amanah besar untuk melayani umat serta memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada pengurus PGID periode sebelumnya atas pengabdian dan kerja keras yang telah dilakukan. Seluruh dedikasi tersebut dinilai telah menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan organisasi di masa mendatang.
PGID disebut sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah, khususnya dalam pembinaan mental dan spiritual masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Sanggau periode 2025–2030, yaitu “Sanggau Maju Berkelanjutan dan Berkeadilan.”Salah satu misi pembangunan yang diusung adalah memperkuat harmonisasi serta toleransi antarumat beragama.
Dalam kesempatan tersebut, pengurus PGID yang baru dilantik juga diharapkan dapat menjalankan beberapa peran penting. Pertama, menjadi wadah komunikasi yang efektif bagi seluruh gereja di Kabupaten Sanggau dengan membangun dialog yang sehat dan menyatukan visi dalam pelayanan umat. Kedua, berpartisipasi aktif dalam berbagai program pembangunan sosial dan kemanusiaan yang sedang digalakkan pemerintah, seperti program ketahanan pangan, peningkatan ekonomi masyarakat, serta pembangunan kawasan perbatasan. Ketiga, menjadi pelopor kedamaian dengan terus menyuarakan nilai-nilai kasih, toleransi, dan persaudaraan di tengah masyarakat yang majemuk.






