Bupati Sanggau Tinjau Jalan Akses Menuju Jalan Riam Macan

Bupati Sanggau Tinjau Jalan Akses Menuju Jalan Riam Macan


//DISKOMINFO-SGU//


SANGGAU - Bupati Sanggau, Drs. Yohanes Ontot, M.Si didampingi Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Sanggau, Agus Hidayat serta konsultan dan pelaksana kegiatan meninjau pekerjaan pembangunan akses jalan menuju Riam Macan Desa Sei Mawang, Senin (19/1/2026).


"Penanganan jalan Riam Macan ini memang cukup lama kurang perhatian kita secara serius sehingga tahun 2025 mulai kita anggarkan secara bertahap," kata Bupati Sanggau, Yohanes Ontot disela-sela meninjau penanganan jalan Riam Macan yang sudah rampung tersebut.


Bupati Sanggau mengakui, dengan keterbatasan anggaran, pemerintah daerah tidak mungkin membangun akses jalan Riam Macan sepanjang 2,5 Kilometer itu sekaligus, namun dianggarkan secara bertahap.


"Kondisi jalan ini sebelumnya memang rusak parah, maka kita anggarkan tahun 2025, dan puji Tuhan hari ini akses jalan sudah bisa digunakan oleh masyarakat meskipun belum tuntas mengingat keterbatasan anggaran yang tersedia," ungkapnya.


Sementara itu, Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) Dinas Perkimtan Kabupaten Sanggau Agus Hidayat menyampaikan, pembangunan akses jalan menuju objek wisata Riam Macan Desa Sei Mawang dilakukan melalui APBD Tahun 2025 dengan anggaran Rp1 milyar.


"Ada dua jenis penanganan yang kita lakukan. Pertama, dengan beton dan kedua dengan aspal. Jadi, itu alasannya kenapa jalan akses menuju Riam Macan itu ada yang diaspal dan ada yang dibeton karena memang diperencanaan kita ada dua perencanaan itu," kata Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) Dinas Perkimtan Kabupaten Sanggau Agus Hidayat.


Pembangunan akses jalan secara spot-spot tersebut dijelaskannya berdasarkan permintaan masyarakat yang meminta pembangunan memprioritaskan jalan yang paling parah.


"Pada awal kita survei dengan tokoh masyarakat mereka meminta untuk melakukan penanganan pada titik-titik yang memang kondisinya sangat parah. Dari permintaan masyarakat itu, ada tujuh segmen yang kami tangani yang kami anggap menggangu mobilitas penduduk, termasuk tanjakan yang jika hujan kondisi jalannya licin dan becek sehingga mengganggu mobilitas masyarakat," ungkapnya.


Untuk bangunan beton, terang Agus, pihaknya menggunakan mutu FC20 atau biasa disebut K250 dengan standar beton mutu sedang dengan kekuatan beban jalan maksimal 8 ton.


"Ketebalan beton 20 centimeter dan lebar 4 meter," bebernya.


"Untuk aspal dikerjakan sepanjang 176 meter dengan lebar sekitar 4,3 meter, dan sebelum diaspal kita lapisi LPA dengan ketebalan 15 centimeter dilapisi aspal dengan ketebalan 3 centimeter dengan mutu 2,2 Kg/Meter kubik," terangnya.


Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) Dinas Perkimtan Kabupaten Sanggau Agus Hidayat memuji keterlibatan masyarakat setempat yang rela menyumbangkan gorong-gorong.


"Jadi, ada sebagian gorong-gorong yang disumbangkan masyarakat untuk melengkapi bangunan jalan," pungkasnya.

ABANG ALFIAN

27 postingan

Sebelumnya
Bupati Sanggau Buka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2027
Selanjutnya
Bupati Sanggau Lantik Kepala Sekolah PAUD, SD, dan SMP Tahun 2026

Berita Terkait

Pencarian