Sekda Sanggau Buka Rapat Pembinaan dan Pengawasan Ormas Penerima Hibah 2026

Sekda Sanggau Buka Rapat Pembinaan dan Pengawasan Ormas Penerima Hibah 2026

SANGGAU – Pemerintah Kabupaten Sanggau menggelar Rapat Pembinaan dan Pengawasan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Penerima Hibah Tahun 2026 di Ruang Rapat Daranante, Kantor Bupati Sanggau, Rabu (8/4/2026).


Pelaksana Tugas Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sanggau, Joni Irwanto, menegaskan pentingnya peran organisasi kemasyarakatan dalam menjaga ideologi bangsa di tengah dinamika global dan perkembangan teknologi informasi.
Menurut dia, negara tidak pernah lepas dari ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan yang terus menguji eksistensinya. Dalam konteks kekinian, kata dia, tantangan tersebut semakin kompleks karena ideologi kini menjadi “arena terbuka” yang diperdebatkan di ruang publik, terutama melalui media sosial.


“Dengan keterbukaan informasi saat ini, semua orang bisa menyampaikan pendapat. Batas antara benar dan salah menjadi semakin tipis karena bergantung pada seberapa banyak yang mengikuti. Ini yang harus kita waspadai bersama,” ujar Joni.
Ia menekankan bahwa kondisi tersebut dapat memicu perpecahan apabila tidak disikapi dengan bijak. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya ormas, untuk tetap berpegang teguh pada Pancasila sebagai dasar negara.
Joni juga mengingatkan bahwa sejarah dunia menunjukkan sejumlah negara besar dapat runtuh akibat lemahnya ikatan ideologi dan persatuan masyarakat. Hal ini, menurut dia, menjadi pelajaran penting bagi Indonesia agar tidak lengah dalam menjaga keutuhan bangsa.
“Walaupun kita memiliki latar belakang, cara pandang, dan pendekatan yang berbeda, tujuan kita tetap satu, yaitu menjaga persatuan dan menjadi bangsa yang kuat serta tidak mudah dipecah belah,” katanya.
Ia menambahkan, peran ormas sangat strategis karena berada langsung di tengah masyarakat. Ormas diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam merawat nilai-nilai kebangsaan serta menjaga stabilitas sosial di daerah.
“Kalau kita tidak menjaga ini sejak sekarang, tidak ada jaminan ke depan kita tetap kuat. Karena itu, mari bersama-sama menjaga dan merawat ideologi bangsa,” ucapnya.
Setelah itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sanggau, Drs. Aswin Khatib, M.Si, secara resmi membuka kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Aswin menegaskan bahwa Pancasila merupakan dasar negara yang sudah lengkap dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Pancasila itu sudah lengkap. Lima sila yang ada di dalamnya juga mengandung nilai gotong royong yang menjadi kekuatan bangsa kita,” ujarnya.


Ia menjelaskan bahwa ideologi merupakan sistem nilai dan prinsip yang menjadi pedoman bagi suatu kelompok atau masyarakat. Karena itu, penting bagi setiap elemen masyarakat untuk mampu memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Aswin, Indonesia disatukan oleh semangat Bhinneka Tunggal Ika, yakni berbeda-beda tetapi tetap satu. Namun, ia mengingatkan agar masyarakat menghindari sikap yang dapat memicu perpecahan, seperti memberi label negatif terhadap kelompok, suku, atau agama tertentu.
“Pemberian stigma atau penilaian negatif terhadap kelompok tertentu bisa menjadi budaya yang tidak baik. Jika dibiarkan, hal itu dapat menimbulkan polarisasi dan memecah belah masyarakat,” katanya.
Ia menekankan pentingnya membangun komunikasi yang baik antar kelompok masyarakat sebagai kunci menjaga persatuan, termasuk di Kabupaten Sanggau yang dikenal memiliki keberagaman etnis dan agama.
“Selama komunikasi terbangun dengan baik, tidak ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan. Masyarakat kita sebenarnya sudah terbiasa hidup berdampingan dengan perbedaan,” ujarnya.
Aswin juga mengajak seluruh ormas untuk terus berperan aktif dalam menjaga keharmonisan di tengah masyarakat serta mendukung pembangunan daerah melalui program-program yang konstruktif.
“Perbedaan itu adalah kekuatan. Tinggal bagaimana kita mengelolanya dengan baik agar tidak menjadi sumber konflik, tetapi justru menjadi modal untuk membangun daerah,” katanya.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas ormas dalam pengelolaan hibah secara transparan dan akuntabel, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga persatuan dan mendukung pembangunan di Kabupaten Sanggau.

SZ

55 postingan

Sebelumnya
Kemkomdigi Dalami Ketidaksesuaian Rating Game di Steam
Selanjutnya
Sekda Sanggau Buka Penyerahan LHP Bantuan Keuangan Parpol Tahun 2025

Berita Terkait

Pencarian