//DISKOMINFO-SGU//

Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Tingkat Nasional ke XXV yang dilaksanakan di Pontianak dibuka secara resmi oleh Menteri Agama RI H. Lukman Hakim Syaifudin pada hari Sabtu tanggal 29 Juni 2019 pukul 19.30 WIB. di Alun-Alun Kapuas Pontianak. Acara tersebut di hadiri oleh Gubenur Kalbar dan ibu, Wakil Gubenur Kalbar dan ibu, DPR-RI asal Kalbar, Ketua DPRD Provinsi Kalbar, Forkompinda Kalbar, diantaranya Kapolda Kalbar Irjenpol Drs. Didi Haryono, Pangdam XII TP. Mayjen TNI H. Asaribab, Danlanud Supadio Marsma TNI Palito Sitorus, Danlantamal laksama TNI Greg Agung, para Gubenur/Wakil Gubenur se Indonesia, Bupati dan Walikota se Kalbar, termasuk Wakil Bupati Sanggau, Drs. Yohanes Ontot, M. Si, Perwakilan Duta Besar Negara-Negara Sahabat untuk Indonesia, Pengurus LPTQ Provinsi se Indonesia, perwakilan kafilah, dan undangan lainnya.

 

Sementara itu dalam keikutsertaannya pada STQ Nasional Ke XXV ini, Kafilah Kalbar mengikuti 18 nomor musabaqah, diantaranya 14 nomor untuk Tahfidz (hafalan) Qur’an dan Hadits Putra/Putri termasuk 3 nomor Hafidz Hadits dengan/tanpa Sanat putra/putri, serta 4 nomor Tilawah Al-Qur’an untuk anak-anak dan dewasa putra/putri.

Sementara itu dari 14 nomor Hafidz yang diikuti, 1 peserta merupakan utusan dari Kabupaten Sanggau yaitu Tahfidz Qur’an 10 Juz Putri atas nama NABILLA GITHA ARTHANEVIA, demikian informasi yang kami terima dari Sekretaris LPTQ Kabupaten Sanggau H. BUSRANI MARKA via telfon dan WA Sabtu malam.

Dalam laporannya, Ketua Panitia DR. Syarif Kamaruzzaman, S.SI, manyatakan bahwa STQ Nasional merupakan agenda Kementerian Agama RI, sebagai komitmen Pemerintah Pusat dalam pembinaan keagamaan.

“Dalam kesempatan ini saya juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yg telah ikut membantu kelancaran kegiatan STQ Nasional Ke XXV ini, yang di helat mulai dari tanggal 27 juni s. d. 7 Juli 2019. Sedangkan perlombaan di mulai tgl 30 juni s.d 4 juli mengambil tempat di lima titik, diantaranya di Alun-Alun Kapuas, Tugu Khatulistiwa, Perpustakaan Untan, Masjid Raya Mujahidin dan Masjid IAIN Pontianak.

Sementara itu dilaporkan jumlah kafilah yang sudah registrasi sebanyak 543 peserta dan official sebanyak 1786 orang.

Gubenur Kalbar, H. Sutarmiji, SH, M. Hum, menyampaikan dalam sambutannya bahwa “penetapan Kalbar sebagai pelaksana STQ Nasional Ke XXV ini baru ditetapkan tujuh bulan lalu dan kami berusaha diwaktu yang relatif singkat ini untuk menyiapkan kegiatan dengan sebaik2nya, dan satu hal yang sangat istimewa dan belum pernah terjadi dalam STQ dan MTQ di daerah lain bahwa kita menyiapkan mimbar utama untuk melantunkan ayat suci Al-Qur’an ini di atas sungai terpanjang di Indonesia yaitu Sungai Kapuas, dan juga di titik nol derajat garis Khatulistiwa, tujuannya adalah semoga kita bisa menggali rahasia Allah yg belum bisa terungkap di titik nol di sana, karena beberapa keistimewaan peristiwa alam yang aneh banyak terjadi di sana, diantara telur yang bisa berdiri bila diletakan di titik nol derajat itu, semoga dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an di sana kita bisa tau rahasianya.

Selanjutnya pada STQ ini pertama kali musabaqah hadits dilaksanakan. Sementara itu beliau menegaskan pula bahwa program Gubenur dan Wakil Gubenur akan mencetak 5000 hafidz selama 5 tahun ini.Ujarnya

Sementara itu, sebelum membuka acara Meneteri Agama RI berkenan menyerahkan piala bergilir Presiden RI kepada Gubenur Kalbar untuk diperebutkan kembali. Selanjutnya dalam arahannya beliau mengungkapkan bahwa
STQ ini merupakan pintu gerbang bagi pecinta Al-Qur’an untuk menuju MTQ NASIONAL, kitapun harus bersyukur bahwa STQ cukup bermakna, kita berharap STQ ini sebagai penuntun kesatuan bangsa, daya rekat kerukunan umat beragama yang mewarisi nilai-nilai Al-Qur’an sebagaimana yang diamanatkan dalam tema penyelenggaraan STQ ini yaitu “IMPLEMENTASI NILAI-NILAI UNIVERSAL AL-QUR’AN UNTUK KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA YANG AGAMIS, RUKUN DAN DAMAI” mengingatkan kita bahwa penyelnggaraan STQ dan MTQ merupakan perpaduan buadaya dari berbagai daerah. Dalam bagian lain beliau juga menyinggung soal posisi Indonesia dalam musabaqah di tingkat Internasional cukup menggembirakan dengan meraih tujuh predikat juara dunia, diantaranya seperti baru-baru ini sebagai juara I di Turki, dan Malaysia.

Selesai memberikan arahannya, H. Lukman Hakim Syaifudin membuka STQ Nasional Ke XXV ini dengan memukul beduk didampingi oleh Gubenur Kalbar dan Forkompinda, sela jutnya di ahir serimonial pembukaan dibunyikan meriam karbit yang telah disiapkan oleh panitia sebanyak 25 kali dentuman, menandakan pelaksanaan STQ yang ke 25. Dipenghujung acara ditampilkan berbagai atraksi kesenian yang sangat menghibur tamu undangan dan penonton yang hadir.

Penulis : Ishak