Ketua TP-PKK Kabupaten Sanggau Ny.Arita Apolina, S.Pd, M.Si Hadir Pada Rakornas PKK

//DISKOMINFO-SGU//

SANGGAU – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Sanggau Ny.Arita Apolina, S.Pd, M.Si hadir pada acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PKK Tahun 2019, pada kegiatan tersebut mengusung tema “Peranan TP-PKK dalam penanganan stunting melalui 10 program pokok PKK”, bertempat di Hotel Grand Sahid Jaya, Jl.Jenderal Sudirman No.Kav 86, Karet Tengsin, Jakarta Pusat, dilaksanakan pada tanggal 26 Februari s/d 28 Februari 2019.

Berdasarkan surat dari TP-PKK Pusat Nomor: 003/SKR/PKK.Pst/2019, tanggal 31 Januari 2019 tentang Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PKK Tahun 2019, dengan tujuan sinkronisasi kebijakan program melalui program prioritas dan program unggulan bersinergi dengan sektor terkait secara berkesinambungan. Terkait dengan hal tersebut TP-PKK Pusat bekerjasama dengan Ditjen Bina Pemerintahan Desa menyelenggarakan Rapat Kooordinasi Nasional PKK tersebut.

Pada kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tjahjo Kumolo, serta hadir Ketua Umum TP-PKK Pusat dr.Erni Guntarti Tjahjo Kumolo dan seluruh TP-PKK Provinsi, Ketua TP-PKK Kabupaten/Kota se-Indonesia dan termasuk diantaranya hadir Ketua TP-PKK Kabupaten Sanggau Ny.Arita Apolina, S.Pd, M.Si pada Rakornas PKK Tersebut.

Dalam sambutan Mendagri RI menyatakan “Momen ini menjadi suatu forum untuk bertukar informasi terhadap kondisi masyarakat terutama keluarga dimasing-masing daerah beserta permasalahannya, juga menyusun program mencari pola yang sesuai dengan kondisi dan budaya masing-masing daerah untuk menggerakkan seluruh masyarakat untuk berperan membantu Pemerintah Daerah, baik Provinsi, Kabupaten sampai ketingkat Pemerintah Desa untuk mewujudkan program kesejahteraan masyarakat terutama kesehatan,” (Ujar Mendagri)

Pada kesempatan yang sama Ketua Umum TP-PKK Pusat, dr.Erni Guntarti Tjahjo Kumolo dalam sambutannya menyatakan “Adapun hasil yang diharapkan dari Rakornas ini adalah tercapainya persamaan persepsi tentang kebijakan Pemerintah dan gerakan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga secara nasional.” (Tuturnya)

Sumber         : Herry

Penulis         : Alfian