Hadiri Kegiatan Baksos Fakultas Pertanian Universitas Panca Bhakti, Ini Pesan Wakil Bupati Sanggau

//DISKOMINFO-SANGGAU//

SANGGAU – Wakil Bupati Sanggau Drs. Yohanes Ontot, M.Si menghadiri Kegiatan Bakti Sosial Fakultas Pertanian Universitas Panca Bhakti “Memberikan Edukasi Serta Menumbuhkan Rasa Peduli Dan Persaudaraan Dimasa Pandemi Bersama Keluarga Fakultas Pertanian UPB Pontianak”, bertempat di Dusun Tonye, Desa Entakai, Kecamatan Kapuas. Selasa (23/11/2021).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Sanggau Andreas Sisen, S.Hut, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sanggau, Kubin, Ketua GOW Kabupaten Sanggau, Ny. Yohana Kusbariah Ontot, Camat Kapuas,  Jemain, Para Bapak dan Ibu Dosen Fakultas Ilmu Pertanian UPB Pontianak, Kepala Desa Entakai, Para Tamu Undangan Serta Masyarakat Dusun Tonye.

Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot dalam sambutannya menyampaikan bahwa suatu kebanggaan untuk universitas melihat alumninya menjabat menjadi seorang pemimpin yang hebat. Ini Merupakan wujud dari kerja keras kita saat mulai berproses sejak berpendidikan sampai menjadi pemimpin yang mengabdi bagi masyarakat. Bukti nyata bahwa seseorang benar-benar mengabdi dapat ditunjukan sejak sekarang.

“Tentunya ini menjadi kebanggaan kita semua. Hadirnya bapak ibu sekalian sebagai senior, abang, kakak, alumni bagi adik-adik kita yang sedang mengadakan bakti sosial ini. Sebagai alumni dari Universitas Panca Bhakti khususnya Fakultas Pertanian ini dapat kita lihat bisa menjadi seorang pemimpin juga yang tentunya dapat mengabdi untuk masyarakat khususnya di Kabupaten Sanggau ini,” ucap Yohanes Ontot.

Kemudian Wakil Bupati Sanggau juga mengingatkan bahwa hal-hal seperti ini sudah menjadi kewajiban bagi mahasiswa. Ini merupakan suatu kenyataan saat mulai hidup bermasyarakat. Ilmu kemasyarakatan ini merupakan perwujudan penting saat turun langsung dalam dunia pekerjaan maupun hidup bermasyarakat nantinya. Bentuk pengabdian kecil ini sangat penting bagi masyarakat dengan ikut membantu baik dalam kegiatan sosial, kesehatan maupun dalam penerapan pertanian tentunya. Kehadiran mahasiswa untuk masyarakat ini merupakan realisasi teori dan praktik langsung mengenai ilmu-ilmu yang mungkin masyarakat belum ketahui.

“Kegiatan seperti ini akan menjadi awal mula kebaktian kita terhadap masyarakat, memulai hal baru, praktik langsung kelapangan seperti ini memberikan edukasi baik secara langsung ataupun tidak langsung, kira-kira seperti inilah nanti beberapa persoalan yang akan kita hadapi khususnya mahasiswa-mahasiswi Fakultas Ilmu Pertanian UPB Pontianak ini. Ini baru awal permulaan saja, masih banyak lagi yang akan kita lakukan ke depannya nanti,” ucapnya.

Selanjutnya Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot menyampaikan harapannya agar mahasiswa-mahasiswi ini dapat lebih giat untuk belajar baik dari ilmu yang mereka dapat saat berkuliah maupun pada saat praktik langsung terjun kelapangan.

“Kita berharap bahwa generasi muda ini bisa menyambung estafet kepemimpinan nantinya. Tentunya diusia yang masih muda ini mahasiswa-mahasiswi ini belum cukup hanya menerima teori di kampus saja, melainkan dengan adanya praktik langsung atau pengabdian terhadap masyarakat luas dengan menerapkan atau mengimplementasikan ilmu-ilmu serta pengalaman yang telah mereka dapatkan. Apa yang telah diterapkan mengenai praktik-praktik yang telah diselenggarakan oleh mahasiswa ini dapat menjadi pembelajaran, pengalaman baru bagi masyarakat maupun mahasiswa. Ilmu-ilmu yang telah didapatkan saat berkuliah bisa di implementasikan lebih lanjut agar nantinya dapat berguna bagi dirinya maupun lingkungan nya,” harap Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot.

“Saya berharap mereka dapat belajar lebih giat, menekuni apa yang mereka peroleh saat di bangku kuliah. Bakti sosial ini menjadi sebuah pengujian bagi mereka, apakah mereka hanya sekedar bisa dalam berteori saja atau mereka mampu menerapkannya langsung dengan mengabdi kepada masyarakat. Kita semua berharap bahwa mereka-mereka inilah yang menyambung estafet pemerintahan nantinya karena apa yang mereka peroleh saat ini, saat bakti sosial seperti ini sangat hampir mirip dengan kenyataan nantinya di lapangan. Semoga dengan ditambah kegiatan seperti ini, bakti sosial atau KKN maupun PKL dan lain sebagainya dapat menambah wawasan bagi dirinya sendiri maupun saat mereka hidup bersosialisai bersama masyarakat nanti,” sambungnya.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Penyelenggara Kegiatan Bakti Sosial Adrianus Firto menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini meliputi 3 bidang yaitu pertama, bidang kesehatan meliputi kegiatan donor darah, pembagian masker, penyemprotan disinfektan. Kedua, bidang sosial yakni renovasi gereja katolik dan protestan, pembuatan plang, pembagian sembako dan ketiga, bidang pertanian dengan pemberian materi mengenai pembuatan pupuk organik. Selain itu mahasiswa Fakultas Pertanian UPB Pontianak juga ikut membantu untuk para korban bencana banjir di beberapa titik yang ada di Kabupaten Sanggau.

“Kegiatan bakti sosial ini sudah berjalan kurang lebih 5 hari. Kegiatan ini juga tidak luput dari hasil diskusi kami semua dengan mahasiswa-mahasiswi dengan melihat situasi dan kondisi yang ada dilapangan serta masukan dari masyarakat sekitar. Tentunya ada beberapa hal yang kami perhatikan yang harusnya dapat kami penuhi. Kegiatan-kegiatan tersebut kami bentuk dalam 3 bidang yaitu bidang kesehatan dengan melakukan donor darah, pembagian masker dan penyemprotan disinfektan. Bidang sosial seperti renovasi gereja, pembuatan plang jalan dan pembagian sembako. Bidang pertanian meliputi pemeberian materi mengenai pembuatan pupuk organik,” pungkasnya.

Penulis        : Hagi Dokpim Setda Sanggau

Rilis             : Alfian

Avatar

839 Publikasi

640 360 Alfian Diskominfo
Kata pencarian