Launching Pembacaan Meter Pelanggan PDAM Tirta Pancur Aji Kab.Sanggau Dengan Digitalisasi Berbasis Android

//DISKOMINFO – SGU//

Bupati Sanggau, Paolus Hadi, S.IP M.SI, melaunching pembacaan meter air pelanggan PDAM Tirta Pancur Aji Sanggau dengan digitalisasi berbasi android di Rumah Dinas Bupati Sanggau, Rabu (20/2/2019) 08:00 Pagi.

Hadir juga Direktur PDAM Tirta Pancur Aji Sanggau, Yohanes Andriyus Wijaya, Kepala Bappeda Sanggau, Kukuh Tryatmaka, Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang Dan Perumahan, Rodie Sanen, Kasat Sabhara Polres Sanggau, AKP GB Siregar Selain itu juga, Kabag Ekonomi Setda Sanggau, Eka Pria Saputra, sejumlah pegawai PDAM Tirta Pancur Aji Sanggau dan undangan lainya.

Abstrak PDAM Tirta Pancur Aji Sanggau merupakan perusahaan pengolahan air minum daerah yang terletak di Kabupaten Sanggau . Pada saat ini, pelanggan PDAM semakin meningkat. Akan tetapi, bertambahnya pelanggan tersebut tidak diimbangi dengan adanya pelayanan yang meningkat pula.

Keterbatasan akan media informasi pelayanan data pelanggan seperti informasi angka stand meter pemakaian air yang telah dipakai dan tagihan pembayaran atau bahkan sekedar informasi pemberitahuan masih berbasis manual, yakni pelanggan harus datang ke kantor pusat, kantor cabang PDAM, maupun loket pembayaran.

Bupati Sanggau, Paolus Hadi S.Ip,M.Si dalam menyampaikan Keterbatasan akan media informasi pelayanan data pelanggan seperti informasi angka stand meter pemakaian air yang telah dipakai dan tagihan pembayaran atau bahkan sekedar informasi pemberitahuan masih berbasis manual, yakni pelanggan harus datang ke kantor pusat, kantor cabang PDAM Tirta Pancur Aji, maupun loket pembayaran. Saya menyambut baik adanya perubahan dari segi pelayanan keapada konsumen di Kab.Sanggau ini, Namun ada yang harus disempurnakan seperti kepastian nominal yang harus dibayar dan penyempurnaan aplikasi tentunya  untuk masyarakat agar mudah digunakan. (UJARNYA)

Hal ini sangat tidak efektif dan efisien. Seiring dengan berkembangnya teknologi, maka dari itu dibutuhkan sistem informasi yang memenuhi kebutuhan pelanggan tersebut. Sistem keseluruhan yang dibuat adalah berupa pemasukan angka stand meter pemakaian air pelanggan PDAM Tirta Intan yang berbasis android yang kemudian terintegrasi pada sistem informasi pelayanan data pelanggan berbasis website. Namun, pada proyek akhir ini hanya akan membahas pada sisi website pelayanan data pelanggan saja.

Direktur PDAM Tirta Pancur Aji Sanggau, Yohanes Andriyus Wijaya menyampaikan Pengembangan website ini dilakukan menggunakan bahasa pemograman HTML dan framework PHP yakni CodeIgniter serta MySQL sebagai pengolah sistem basis datanya. Dengan website yang telah disimpan di server hosting ini, maka pelanggan dapat mengaksesnya secara online tanpa harus mendatangi kantor PDAM. Pelanggan juga mendapatkan notifikasi berbasis SMS gateway untuk mengingatkan waktu tempo pembayaran tagihan. Berdasarkan hasil pengujian subjektif terhadap pengguna didapatkan nilai tiap pertanyaan adalah >=4 yang dapat dikatakan bahwa sistem ini bernilai baik. Sesuai dengan hasil tersebut, sistem informasi ini dapat disimpulkan membantu pelayanan PDAM  dalam menyampaikan informasi kepada pelanggan.(UJARNYA)