//DISKOMINFO-SGU//

SANGGAU – Sebanyak 273 siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Sanggau tahun 2019 diwisudakan, bertempat di Gedung Pertemuan Umum, Senin (15/4) pagi.

Pada kesempatan tersebut Ketua Panitia, Mariyana mengatakan bahwa jumlah siswa PAUD yang diwisudakan berasal dari 23 PAUD se-Kabupaten Sanggau. Wisuda tersebut dilaksanakan untuk mempersiapkan mereka memasuki jenjang pendidikan selanjutnya agar lebih bersemangat.

Dalam sambutannya, Ketua Himpaudi Sanggau, Yohana Kusbariah Ontot menyampaikan terima kasih kepada semua yang telah menyukseskan kegiatan yang luar biasa tersebut. Menurutnya, meskipun Himpaudi yang ia pimpin tidak memiliki anggaran, namun tidak menjadi halangan untuk memandang pendidikan sebagai sesuatu yang sangat penting.

“Mereka merupakan generasi masa depan yang mesti kita dukung. Mereka mendapatkan pendidikan usia dini ini untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Jadi jangan di sepelekan,” (Ujarnya)

“Setiap tahun jumlah siswa yang diwisudakan mengalami peningkatan secara kuantitas dan juga kualitas. Melihat kondisi ini, berharap kedepan tidak ada lagi anak yang tidak sekolah,” (Ungkapnya)

“Berpesan kepada pendidik dan orang tua agar menghindari kekerasan dalam proses mendidik. Didik anak-anak dengan benar dan lemah lembut agar mereka tumbuh menjadi generasi yang baik kedepannya.” (Tuturnya)

Mewakili Kepala Dinas, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sanggau, Maskun Amrin menekankan agar jangan mendidik anak dengan kekerasan. Hal tersebut bisa sangat berbahaya untuk anak-anak dan berdampak sangat panjang.

“Bila melihat masa anak-anak, maka mereka lebih banyak berada di rumah, oleh sebab itu orang tua menjadi guru utama bagi mereka. Pendidikan dasar anak semuanya dibentuk oleh lingkungan keluarga dimana mereka berada.” (Jelasnya)

Penulis         : Alfian