//DISKOMINFO-SGU//

SANGGAU – Serangkaian kegiatan Gawai Dayak Sub Suku Paus di Desa Kenaman, Kecamatan Sekayam resmi ditutup oleh Bupati Sanggau Paolus Hadi, S.IP, M.Si dengan ditandai dengan pemukulan gong, kegiatan dipusatkan di Rumah Adat Dayak Sub Suku Paus Desa Kenaman, Selasa (11/6).

Turut hadir pada kesempatan tersebut Staff Ahli Bupati Bidang Pembangunan Ignatius Irianto, S.Sos, M.Si, Kepala OPD Kabupaten Sanggau, Sekcam Sekayam Yulius Eka Suhendra, Camat Entikong Suparman, Forkompimcam, Kades Kenaman Aloysius, Tokoh masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Ketua Panitia Gawai Janciang serta seluruh masyarakat Desa Kenaman.

Dapat dilihat masyarakat Desa Kenaman, Kecamatan Sekayam berbondong-bondong memadati halaman rumah adat Dayak Sub Suku Paus, dalam rangka berpartisipasi serta menyaksikan dan mensukseskan malam penutupan Gawai Dayak Sub Suku Paus tahun 2019.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Panitia Janciang mengucapkan selamat datang kepada Bupati Sanggau beserta rombongan di Desa Kenaman, Kecamatan sekayam dalam rangka malam penutupan Gawai Dayak Sub Suku Paus.

“Terimakasih kepada Bupati Sanggau beserta rombongan yang sudah berkenan hadir pada acara malam penutupan Gawai Dayak Sub Suku Paus, tepatnya di Desa Kenaman, Kecamatan Sekayam. Juga terimakasih kepada seluruh masyarakat Desa Kenaman atas partisipasi, bantuan dan kerjasamanya, sehingga serangkaian kegiatan gawai ini bisa berjalan dengan lancar dan aman”, ucap Janciang.

“Perlu kami sampaikan bahwa pada malam penutupan gawai Dayak Sub Suku Paus ini bukan hanya di hadiri oleh suku Dayak saja, akan tetapi berbagai suku khususnya yang ada di Desa Kenaman ini, antara lain suku Melayu, Batak, Jawa dan Tionghoa turut hadir, berpartisipasi, menyaksikan dan mensukseskan malam penutupan gawai ini. Hal tersebut membuktikan bahwa khususnya di Desa Kenaman sendiri yang banyak ditempati berbagai suku, tetap selalu hidup berdampingan dengan rukun, solid, saling menghargai, menjaga keamanan dan tentram”, jelasnya.

Lebih lanjut, Sekcam Sekayam Yulius Eka Suhendra menyampaikan bahwa kegiatan gawai Dayak Sub Suku Paus di Desa Kenaman ini sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Sanggau yang tertuang dalam seven brand images yaitu berbudaya dan beriman (budiman).

“Dengan adanya gawai Dayak Sub Suku Paus ini merupakan salah satu untuk mewujudkan masyarakat akan bangga atas adat istiadatnya dan terjalinnya kerukunan antar umat beragama. Menyikapi hal tersebut, mari kita selaku masyarakat adat untuk terus melestarikan yang menjadi nilai-nilai adat dan budaya yang dimiliki, agar kedepan bisa terus dikenal oleh masyarakat luas dan dilestarikan para generesi muda, sehingga pengaruh-pengaruh negatif bisa terhindar,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Sanggau Paolus Hadi mengatakan senang bisa hadir bertemu langsung (tatap muka) bersama masyarakat, pada malam penutupan gawai Dayak Sub Suku Paus di Desa Kenaman, Kecamatan Sekayam.

“Dengan berdirinya Rumah Adat Dayak Sub Suku Paus ini sebagai simbol bahwa kalian sudah memilikinya sebagai masyarakat adat Dayak, kita harus tetap menjaga dan merawatnya serta pergunakanlah rumah adat ini dengan sebaik mungkin,” ujarnya.

“Perlu diketahui bahwa ada beberapa adat dan budaya dari suku yang ada di Kabupaten Sanggau sudah menjadi program tahunan Pemerintah Kabupaten Sanggau, antara lain; suku Dayak adanya gawai Dayak tingkat Kabupaten Sanggau tepatnya di Rumah Betang Raya Dori’ Mpulor, suku Melayu adanya festival budaya Paradje’ Pasaka Negeri di Keraton Surya Negara Sanggau, lempar ketupat dan mandi bedel di Keraton Paku Negara Tayan, suku Jawa adanya malam satu suro, Paguyuban Pasundan, Tionghoa adanya cap go meh, dan Padang adanya malam badendang. Dengan melaksanakan festival dari berbagai suku yang ada di Kabupaten Sanggau, salah satu untuk mewujudkan yang menjadi visi dan misi Pemerintah Kabupaten Sanggau yang tertuang dalam seven brand images yaitu masyarakat yang berbudaya dan beriman”, tutur PH sapaan akrab Bupati Sanggau.

“Ucapan terimakasih kepada seluruh masyarakat khususnya di Desa Kenaman ini yang sudah bersama-sama mensuskseskan pesta demokrasi yaitu Pilpres dan Pileg, sehingga bisa berjalan dengan lancar, aman dan kondusif,” sambungnya.

Penulis         : Alfian/Izar