Ikuti Konsultasi Publik Ranwal RKPD Provinsi Kalbar 2023 Melalui Virtual Zoom Meeting, Ini Usulan Bupati Sanggau


//DISKOMINFO-SANGGAU//

SANGGAU – Bupati Sanggau di damping Staf Ahli Bupati beserta Kepala OPD Kabupaten Sanggau mengikuti konsultasi publik Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kalbar Tahun 2023. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Kalbar, H. Sutarmidji, SH, M.Hum di damping Wakil Gubernur Kalbar, Drs. H. Ria Norsan, MM. MH. Kegiatan dilaksanakan secara virtual zoom meeting, bertempat di Ruang VVIP Lantai II Kantor Bupati Sanggau, Kamis (10/2/2022).

Dalam kesempatan tersebut Bupati Sanggau, Paolus Hadi menyampaikan kepada Gubernur yang dimana Kabupaten Sanggau sudah melaksanakan konsultasi publik Rancangan Awal RKPD Pemerintah Kabupaten Sanggau Tahun 2023, pada tanggal 8 Februari yang lalu.

“Adapun tema dari Kabupaten Sanggau yaitu penguatan kualitas Sanggau maju infrastruktur, pintar, sehat, bersih, tertib dan Budiman. Di dalam pembahasan kami saat konsultasi publik Ranwal RKPD Kabupaten Sanggau Tahun 2023 yang lalu itu ada beberapa saran dari masyarakat yang berkaitan juga dengan kewenangan bapak Gubernur, maka hari ini saya menyampaikan beberapa hal yang bisa kami usulkan. Yang pertama tentu kami setuju sekali dan senang mendengarkan apa yang sudah disampaikan bahwa prioritas yang dilakukan kedepan juga masih berkaitan dengan infrastruktur walaupun masih banyak kepentingan lain, terutama kalau kita berbicara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang harus kita dorong. Kabupaten Sanggau sendiri IPMnya termasuk yang terendah juga di Kalbar, saya berharap agar dari BPS ketika membuat hitungan sebaiknya secara detail disampaikan juga kedaerah, sehingga kami tahu dimana titik lemah kami. Sampai hari ini hanya global saja yang disampaikan dan detailnya itu sebaiknya mungkin ada saran pendapat untuk mendorong,” ucap Bupati Sanggau, Paolus Hadi.

Namun memang, lanjut PH sapaan akrab Bupati Sanggau bahwa Kabupaten Sanggau kalau berbicara di sektor pendidikan pasti kami punya kendala, untuk tingkat perguruan tinggi di kabupaten ini juga baru ada dua.

“Nah, untuk itulah mungkin beberapa hal yang bisa kami harapkan dapat disupport, tapi kalau soal data sebenarnya kalau secara indeks kami lemah di indeks infrastruktur. Tetapi indeks infrastruktur terutama berbicara jalan dan jembatan ini sangat juga memberatkan, APBD kita pasti tidak mampu, apalagi kalau standarnya untuk yang lebih baik indeksnya adalah jalan mantap. Maka pasti Sanggau satu tahun itu hanya 3 atau 4 km jalan yang beraspal sesuai standar dan itu masalah besar bagi kami, mungkin bisa dievaluasi dan juga mungkin bisa dijelaskan, karena indeks infrastruktur berkaitan dengan jalan jembatan apakah harus mengikuti standar nasional,” ujar Bupati Sanggau.

Bupati Sanggau, Paolus Hadi juga dalam kesempatan tersebut mengusulkan pemikiran yang mungkin bisa ditampungkan di APBD Provinsi tahun 2023.

“Kami sudah menyiapkan untuk SMK, tetapi sampai hari ini pak di tahun 2022 ketika bapak katakan ada tiga tadi saya berpikir mudah-mudahan SMK masuk untuk Sanggau dan saya dapat laporan bahwa belum masuk untuk SMK kita, sementara data kita sudah siap. Yang kedua, usulan untuk perbatasan, dulu kita punya yang dibangun oleh provinsi ada rencana mundur PLBN 500 meter, sekarang sepertinya bangunan tidak termanfaat dan hari ini kita ada masalah dengan PMI kita, untuk mereka kita siapkan isolasi dan seterusnya, usulan kami kalau bisa pak Gubernur agar tempat tersebut bisa diberdayakan,” kata Bupati, Paolus Hadi.

Yang berikutnya, lanjut Bupati Sanggau Paolus Hadi bahwa Kabupaten Sanggau sudah membangun rumah sakit, kendala kami ini adalah soal rawat inap, karena kami ingin mendorong Tipe B.

“Kalau kami mengandalkan APBD kabupaten untuk rawat inapnya, ini kemampuan kami sangat terbatas, harapan saya bapak Gubernur dapat mendorong ini, apakah dana APBD provinsi atau seperti apa pak. Karena kami berusaha terus untuk menguatkan menjaga perbatasan, apalagi bapak percayakan untuk rumah sakit Kabupaten Sanggau adalah rumah sakit yang didorong untuk daerah perhuluan. Kemudian kami ucapkan terimakasih kepada bapak Gubernur yang sudah bantu kami beberapa tata kota seperti alun-alun dan tahun ini juga bapak sudah sampaikan akan ditindaklanjuti, harapannya ditahun 2023 juga kami masih terus pak, karena inilah kami ingin mencoba menata kota kami lebih baik, terutama untuk trotoar,” harapnya.

Bupati, Paolus Hadi juga sampaikan berkaitan dengan jalan yang menjadi tanggungjawab provinsi di Kabupaten Sanggau ada tiga yang dimana setiap tahunnya dibantu.

“Tetapi harapan saya di tahun 2023 bisa dimaksimalkan lagi untuk jalan Kembayan dan Jangkang. Berikutnya ada 22 desa kami yang belum teraliri listrik dan ini selalu menjadi tantangan kami apalagi sekarang desa juga sudah dituntut e-Sistem dan seterusnya dan ini menjadi kendala. Apalagi kita berbicara internet, sehingga kami harapkan ini bisa menjadi fokus juga di dukung oleh provinsi. Kemudian, berkaitan dengan yang dimana kami ada pemekaran Kecamatan Kapuas Selatan dan sudah di Perda. Tetapi sampai hari ini kami menunggu mendapat nomor registrasi, tetapi ada beberapa catatan dari provinsi yang sedang kami kerjakan soal batas desanya yang masuk ke dalam Kecamatan Kapuas Selatan ini. Harapan kami di tahun ini bisa selesai dan mohon dukungan bapak Gubernur untuk hal tersebut,” katanya.

Berikutnya, lanjut disampaikan Bupati Sanggau Paolus Hadi kami berharap untuk jalan daerah menjadi jalan provinsi apakah bisa dibolehkan menjadi jalan nasional yaitu Jalan Kini Balu.

“Yang dulu sempat dibantu oleh provinsi namun untuk dua tahun terakhir ini tidak pernah mendapatkan bantuan lagi dan akhirnya kami yang mencoba menganggarkan. Terlebih kekhawatiran kami untuk jalan tepian sungai bisa saja sewaktu–waktu ambruk karena longsor, sehingga Jalan Kini Balu itulah alternatif solusi yang kami ambil,” harap Bupati Sanggau, Paolus Hadi.

Penulis         : Alfian


638 425 Alfian Diskominfo
Ketikkan kata pencarian

Hak cipta milik Diskominfo Kabupaten Sanggau