Retret Rohani 2020 “Bertobat, Terlibat dan Berbuah Berkat”.

Sanggau – Retret rohani dalam rangka pembinaan keimanan masyarakat khususnya umat katolik di Paroki Gembala Yang Baik Kuala Dua Kecamatan Kembayan resmi ditutup, Minggu (8/3/2020) siang.

Retret tersebut mengusung tema “Bertobat, Terlibat dan Berbuah Berkat”, dengan Sub tema ” Membangun Hidup Ekonomi Yang Bermartabat, Oleh Pembaharuan Roh Kudus”(Timotius 3:5).

Ketua Panitia Retret Victorianus Herman Jaya, S.Sos melaporkan bahwa peserta yang ikut retret sebanyak 250 orang yang terdiri dari Dewan Pastoral Paroki (DPP), Dewan Wilayah, Badan Pengurus Umat Katolik (BPUK), WKRI, OMK, Guru Agama Katolik, Perangkat Desa dan Pengurus Adat serta para panitia pelaksana.

Kegiatan berlangsung selama 3 hari yakni dari Jumat (6/3/2020) hingga Minggu (8/3/2020) dengan maksud dan tujuan :
Memupuk kerjasama yang erat dan keimanan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Kemudian, guna memupuk rasa kekeluargaan dan tanggung jawab sebagai umat Katolik dan warga Negara Kesatuan Republik Indonesia. Berikut, supaya semakin kaya akan pengetahuan tentang iman Katolik dan mempersiapkan diri selama masa prapaskah dan menyambut paskah.

Uskup Sanggau Mgr. Giulio Mencuccini, CP dalam kesempatan tersebut, menjelaskan terkait tema diatas agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, peran DPP sangat penting dalam membantu pihak Pastoral membina keimanan masyarakat agar berbuah berkat, untuk itu DPP haruslah membuat program kerja setahun dalam pelayanan di wilayah parokinya, binalah generasi muda agar tidak terpengaruh oleh hal-hal yang negatif tetapi bentuklah ke hal yang positif dan kepada orang tua uruslah dokumen penting tentang kependudukan (catatan sipil) maupun dokumen keagamaan sehingga memiliki dokumen yang lengkap.

Bupati Sanggau Paolus Hadi, S.I.P., M.Si pada penutup kegiatan retret menyampaikan beberapa hal penting diantaranya: Pertama, mengenai dokumen kependudukan terkait hal itu masyarakat diharapkan agar dapat mengurus dan melengkapi dokumen tersebut yang mana setiap orang atau masyarakat yang sudah menikah wajib memiliki Kartu Keluarga (KK) walaupun masih tinggal bersama dengan orang tua begitu juga dengan anak-anak perlu diurus Kartu Identitas Anak (KIA) karena memiliki banyak peran penting bagi anak-anak. Kedua, diajak bersama seluruh pejabat dalam gereja dan masyarakat kita pada umumnya untuk ikut membantu dalam mensukseskan sensus penduduk 2020 ini untuk memastikan jumlah penduduk Kabupaten Sanggau. Karena menurutnya jumlah penduduk yang sesuai dengan jumlahnya akan mempengaruhi dukungan terutama dari Pemerintah Pusat. “Jadi saya berharap kita ambil peran untuk itu, tadi sudah ada dalam peraturan gereja bahwa tugas BPUK, Kring, DPP salah satunya adalah Statistik”ungkapnya.
Ketiga, Bupati Sanggau juga mengajak masyarakat agar memiliki Jaminan Kesehatan yaitu BPJS, karena pemerintah daerah sekarang sudah tidak diperbolehkan lagi untuk menyediakan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda), BPJS sendiri terdiri dari BPJS Mandiri dan BPJS miskin oleh karena itu diharapkan peran serta gereja maupun perangkat Desa dalam mendata penduduk miskin agar bisa mendapatkan fasilitas dari Pemerintah. Keempat, terkait kemelut yang sedang hangat diperbincangkan saat ini yakni mengenai isu berladang, menyikapi masalah tersebut pemerintah daerah telah mengambil langkah mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dan jangan memprovokasi orang lain, terkait kasus yang sudah terjadi di Sanggau dan itu sudah ditangani Pemerintah Daerah bersama unsur Forkopimda Kabupaten Sanggau, masyarakat diharapkan tidak mudah terprovokasi kalau belum tahu duduk permasalahannya sebab kita semuanya adalah pelindung peladang, kedepannya di sarankan kalau membakar ladang tolong dijaga supaya apinya tidak membakar lahan milik orang lain, bila perlu mengajak peran serta perangkat desa dan aparat untuk menjaganya. Selanjut, mengenai virus Corona yang lagi hangat di perbincangkan saat ini, untuk menyikapi hal tersebut masyarakat diajak bersama untuk mencegahnya, dengan cara berperilaku hidup bersih dan sehat, rajin berolahraga dan tetap menjaga stamina yang stabil.

Terakhir Bupati Sanggau menyerahkan bantuan sebanyak 3,5 ton beras secara simbolis kepada Asrama Putri Paroki Kuala Dua Kembayan yang diterima oleh beberapa perwakilan siswa.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Pastor Paroki Kuala Dua Pastor Marselinus Arianto, OFM. Cap, Kadis Perhubungan Anselmus, Kasat Pol PP Victorianus, S.Sos, Plt. Kadis PMPemdes Alian, Sekretaris DKPTPHP Kubin, Sekretaris BPBD Bernadus Anggoi, Kakan Kesbangpolinmas Antonius, Ketua TP PKK Kab. Sanggau Arita Apolina, S. Pd, M.Si, Unsur Forkopimcam Kecamatan Kembayan dan tamu undangan lainnya.

Penulis : Sukardi