//DISKOMINFO-SGU//

SANGGAU – Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke-XXV Tingkat Nasional Tahun 2019 resmi ditutup oleh Menteri Agama Republik Indonesia H.Lukman Hakim Saifuddin dengan ditandai dengan pemukulan tar rabana dan dentuman meriam sebanyak 25 kali, yang dipusatkan di arena utama Alun-alun Kapuas Bumi Khatulistiwa (Kota Pontianak), Jum’at malam (5/7/2019) pukul 19.30 WIB.

Hadir pada kesempatan tersebut Gubernur Kalbar H.Sutarmidji, SH, M.Hum, Wagub Kalbar Drs.H.Ria Norsan, MM, MH beserta Ibu, Gubernur dan Wakil Gubernur se-Indonesia, Sekda Kalbar A.L.Leysandri, SH beserta Ibu, Bupati/Walikota se-Kalbar, Forkompimda Provinsi Kalbar, seluruh Kafilah STQ se-Indonesia termasuk kafilah Kalbar dan seluruh masyarakat Kota Pontianak.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Kalbar H.Sutarmidji  mengucapkan syukur dimana perwakilan dari Kalbar dapat meraih juara 1 dibidang hafalan Al-Qur’an 30 juz.

“Ketika sambutan pada pembukaan STQ yang lalu, saya menyampaikan bahwa program kita bersama LPTQ Kalbar yakni dalam waktu lima tahun kedepan berupaya untuk bisa melahirkan 5000 hafidz dan hafidzah. Dengan adanya perwakilan dari Kalbar meraih juara satu dalam bidang hafalan Al-Qur’an ini, timbul rasa semangat semakin besar dan haqqul yaqin pasti tercapai,” jelas Gubernur Kalbar Sutarmidji.

“Perlu disampaikan bahwa ketika anak kita sudah tamat SD saya berharap mereka sudah dapat baca, tulis Al-Qur’an, sehingga ketika anak-anak kita sudah tamat SMA dipastikan mereka sudah hatam Al-Qur’an. Itulah yang menjadi program yang kita laksanakan sekarang, serta tumbuh kembangkan dan optimis dapat melahirkan 5000 hafidz dan hafidzah khususnya yang beragama Islam di Kalbar ini,” ujarnya.

“Mudah-mudahan bisa terwujud dan semangat untuk terus mempelajari dan menggali Al-Qur’an, terutama untuk kehidupan kita sehari-hari, kemaslahatan umat dan bangsa, serta kebersamaan dalam keberagaman bisa kita wujudkan untuk Indonesia yang damai dan sejahtera.

Pada kesempatan yang sama, sebelum ditutup secara resmi oleh Menteri Agama RI H.Lukman Hakim Saifuddin mengucapkan salam hangat kepada seluruh peserta STQ se-Indonesia.

“Selamat dan sukses kepada peserta yang sudah meraih juara, bagi yang belum berhasil jangan berputus asa, tetap terus berlatih agar di tahun yang akan datang dapat meraih prestasi,” ujar Menteri Agama Lukman Hakim.

“Setiap dilaksanakan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) selalu diingatkan kepada kita untuk tetap dan terus menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari, karena tidak ada keraguan terhadap teks dan kandungannya. Al-Qur’an memiliki fungsi yang sangat penting yakni sebagai referensi dalam dinamika kehidupan yang  lebih baik dan Al-Qur’an bisa dijadikan teman berdialog,” tuturnya.

“Berharap disetiap waktu untuk bisa mentradisikan diri kita untuk membaca dan mengamalkan Al-Qur’an. Oleh karena itu, melalui STQ ini merupakan momentum yang baik untuk meningkatkan gairah umat Islam untuk membaca, mempelajari dan mengamalkan Al-Qur’an terutama untuk kehidupan sehari-hari,” harapnya.

“Kita ingin pendidikan seni baca Al-Qur’an agar lebih di intensifkan diseluruh daerah yang ada di Indonesia ini. Karena pendidikan agama adalah niscaya dan mutlak untuk senantiasa dipertahankan dan dikembangkan. Dengan tersebut, diharapkan tidak ada lagi anak muslim yang tidak bisa membaca Al-Qur’an,” imbuhnya.

Penulis : Alfian/Izar