Hadiri Safari Natal, Wabup Katakan Kita Berhak Hidup Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang

SANGGAU – Sudah menjadi agenda rutin tahunan oleh Pemerintah Daerah baik itu Safari Ramadhan bagi umat muslim dan Safari Natal bagi umat Kristen maupun Katolik di Kabupaten Sanggau.

Wakil Bupati Sanggau Drs.Yohanes Ontot, M.Si, pada saat Safari Natal bersama Jemaat Persekutuan dan Pelayanan Hamba Tuhan Garis Depan (PPHTGD) di aula STT BMW Sosok Kecamatan Tayan Hulu, Senin (2/12/2019) sore, rombongan disambut hangat dan penuh sukacita oleh para jemaat yang hadir.

Dalam acara tersebut, Ketua panitia Pdt Yuni M Changga, S.Th, menyampaikan bahwa Natal kali ini bukan hanya sekedar hari raya keagamaan saja tapi Natal adalah perayaan fakta sejarah dimana sang juru selamat telah datang ke dunia dan bagi siapa yang percaya dia tidak akan binasa melainkan memperoleh hidup yang kekal. PPHTGD Tayan Hulu tergabung dalam 23 denominasi gereja yang didalamnya ada 70 gereja lokal 3 Yayasan Kristen dan 1 Sekolah Tinggi Teologi Bina Muda Wirawan. Natal PPHTGD tahun ini  mengusung tema “hiduplah sebagai sahabat bagi semua orang” (Yoh 15:14-15). Tema ini diusung untuk menyikapi  keadaan  bangsa kita yang kadar persatuannya dan persahabatannya dalam bingkai NKRI sedang mengalami dekadensi atau penurunan. Oleh karena itu, tema tahun ini sangat spesial mencoba untuk membangun kembali semangat dan persatuan serta persahabatan diantara kita dan pihak-pihak lainnya. Tentunya untuk membangun persahabatan dan persaudaraan ini memerlukan sebuah komitmen bersama yaitu mengutamakan kepentingan orang lain diatas kepentingan pribadi  dengan mengikis sindrom penghambat yakni ego dan arogansi masing-masing kita.

Kapolres Sanggau AKBP. Iman Riyadi dalam sambutannya mengatakan dirinya sangat bangga sekali melihat semangat jemaat dimana khotbah yang disampaikan oleh Pdt. Yohanes Sumarno dalam pesan Natal, bisa menjadi suatu penyemangat dan menyalakan hati bagi Jemaat PPHTGD semuanya. Dirinya merasa sangat  senang dan bahagia tugas di Kabupaten Sanggau karena Kabupaten Sanggau merupakan Etalase. Betapa nikmatnya bisa hidup di Kabupaten Sanggau, setiap etnis bisa hidup di Kabupaten Sanggau dengan rukun, damai dan sejahtera. Tentunya ini selaras dengan visi Kabupaten Sanggau yaitu berbudaya dan beriman.  Ini menjadi wujud serius Pemerintah Kabupaten Sanggau dalam memberikan ruang kepada seluruh masyarakat. Apabila sudah timbul persahabatan, Saya yakin akan menimbulkan suatu kebersamaan jalan kita membangun dan menjaga kelangsungan hidup beragama, berbangsa dan bernegara.

Anggota DPRD Kabupaten Sanggau Robi Sugianto pada kesempatan yang sama mengajak seluruh Jemaat PPHTGD benar-benar menjadi Pioner berada di garis depan dan merenungkan tema Natal bukan hanya dalam momentum saja melainkan di dalam kehidupan sehari-hari.

Disamping itu, Wakil Bupati Sanggau, Drs.Yohanes Ontot, M.Si pada saat menghadiri kegiatan Safari Natal menyampaikan bahwa tema Natal tahun ini sangat luar biasa. Karena masing-masing kita berhak hidup sebagai sahabat bagi semua orang. Kalau hal ini sudah berjalan dengan baik tentu tidak akan ada lagi penjagaan di rumah-rumah ibadat oleh pihak Kepolisian. Namun persoalannya masih banyak pihak-pihak yang tidak mau menjadi sahabat bagi semua orang. Selanjutnya, sebagai umat Kristen kita hendaknya menjadi bintang diantara bintang yang lainnya, menjadi terang bagi setiap orang. Dalam mewujudkan visi Pemerintah Daerah Kabupaten Sanggau yaitu Berbudaya dan Beriman (Budiman) tidak terlepas dari peran seorang pemuka agama agar bisa memberikan kesejukan melalui ayat-ayat Kitab Sucinya. Ayo bergandengan tanggan satu sama lain, jadilah sahabat bagi semua orang dan lakukan perbuatan baik dalam kehidupan sehari-hari.

Hadir juga pada Safari Natal kali ini, Kepala Dinsosp3akb, Camat Tayan Hulu, Kapolsek Dimas Yusuf, Danramil Lewi, Temenggung Desa Sosok, RT Setempat serta para Pendeta dan Jemaat PPHTGD Sosok Kec. Tayan hulu.

Penulis: Sukardi