Workshop Kebijakan Sasaran Program KKBPK Dalam Perencanaan Pembangunan Daerah di wilayah Kab.Sanggau

0 17

//Rizky Diskominfo Kab-Sgu//

SANGGAU, Dilaksanakan Kegiatan diseminasi dan advokasi pemanfaatan data profil program KKBPK dalam perencanaan pembangunan daerah dan fasilitasi penyusunan GRAND DESIGN pembangunan kependudukan, bertempat di ruang Musyawarah Lantai satu Kantor Bupati Sanggau, Senin (31/10/2018)Pukul 08:30 WIB.

BKKBN Pusat  mengadakan Workshop  Penyusunan  dan Pemanfaatan Grand Design Pembangunan 5 Aspek ke dalam  Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah/ Rencana Kerja Pemerintah Daerah  bagi 171 Daerah Provinsi , Kabupaten  Dan Kota Dalam Momentum Pilkada Serentak Tahun 2018. Acara ini diadakan di Prama Gand Preanger.

Hadir pada kesempatan ini Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat Kabid Pengadilan Pendudukan dan Keluarga Berencana Drs.H.Hairudin, Ketua Koalisi Kependudukan  Prov Kalbar Dr. Meiran Pangabean,M.Si, Drs Gun jemani dari PWG Serta Para Kepala OPD dilingkungan Pemkab. Sanggau.

Sambutan Kepala DINSOSP3AKB Kab.Sanggau puji syukur atas kehadiran kita semua yang dapat berkumpul hadir dalam kegiatan Workshop pengintegrasian kebijakan dan sasaran program KKBPK tingkat Kab.Sanggau. Kegiatan ini hanya dilakukan di lima daerah yang sudah melaksanakan pilkada yaitu Kota Pontianak,Kab.Kuburaya ,Kab.Mempawah, Kab.Sanggau dan Kab.Kayong Utara. saya berterima kasih atas kehadiran bapak dan ibu yang sudah menghadiri kegiatan ini.

Sambutan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat Kabid Pengadilan Pendudukan dan Keluarga Berencana Work yang dilaksanakan di Kalimantan barat ini sangat strategis dengan momentum pilkada serentak 2018 sekaligus integrasi penyusunan pembangunan daerah. melalaui work shop ini telah dipahami bersama bahwa kedudukan penduduk dalampembangunan sangatlah penting Karena selain sebagai pelaku pembangunan, penduduk juga sebagai sasaran dari hasil pembangunan itu sendiri. Sebagai pelaku pembangunan, penduduk mestinya dalam kondisi ideal baik kuantitas maupun kualitasnya. Sedangkan sebagai sasaran pembangunan, penduduk akan diarahkan pada kondisi terkendali dalam aspek kuantitas dan meningkat dalam aspek kualitas maupun kesejahteraannya.

Anda mungkin juga berminat Berita lainnya dari penulis

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.