Umat Berbagai Denominasi Gereja Kec. Tayan Hilir Rayakan Natal Bersama

0 274

//Sukardi Diskominfo-Sgu//

SANGGAU – Sungguh luar biasa, umat berbagai denominasi Gereja Se-Kecamatan Tayan Hilir merayakan natal tahun 2017 bersama dengan penuh sukacita yang begitu mendalam menapaki tahun 2018 dengan semangat baru, Rabu (10/1/2018) bertempat di bukit damai, paroki St. Petrus Kanisius Tayan Hilir. Dengan mengusung tema “hendaklah damai sejahtera kristus memerintah dalam hatimu” (kolose 3:15).

Perayaan natal bersama kali ini sungguh luar biasa dibandingkan tahun-tahun sebelumnya dan tampak penuh antusiasnya masyarakat umat kristiani yang tersebar di seluruh wilayah kecamatan tayan hilir dalam menghadiri perayaan natal tersebut.

Ketua Panitia Pdt.Ekoplas Nekabesi melaporkan bahwa terlaksananya kegiatan ini merupakan dukungan semua pihak, baik itu pihak pastor paroki tayan hilir, pemerintah kecamatan tayan hilir, para pengurus gereja-gereja, panitia dan para umat kristiani yang ada di kecamatan tayan hilir serta para donatur lainnya.

Selanjutnya umat yang hadir pun luar biasa baik umat katolik maupun umat kristen dari berbagai dominasi Gereja tampak memenuhi tempat acara natal bersama dan kegiatan serupa terus dilaksanakan setiap tahunnya, ungkapnya.

Bupati Sanggau Paolus Hadi,S.IP,M.Si, dalam kesempatan itu, mengajak bersama suluruh umat yang hadir untuk menghayati makna natal dalam kehidupan sehari-hari, terutama susuai yang tertuang dalam tema natal kali ini, yakni bagaimana kita hidup untuk saling melayani, berbagi damai sejahtera satu sama lainnya, hidup dalam persaudaraan, harmonis, saling menghargai satu sama lainnya dan hiduplah dijalan yang benar, jadilah pelaku damai dan pembawa berkat dalam kehidupan sehari-hari dilingkungan dimana pun kita berada serta perkuat iman dan taqwa umat kepada Tuhan yang maha kuasa.

Lebih lanjut dikatakannya, terkait Pilkada serentak dalam waktu dekat maka masyarakat dihimbau dan diharapkan agar tetap selalu menjaga situasi yang aman, damai dan kondusif demi kelancaran proses demokrasi nantinya.

Disamping itu, pendeta DR. Martinus Cion dalam renungan natal menyampaikan bahwa pengertian damai sejahtera itu adalah suatu keadaan ataupun suatu perasaan yang dialami oleh manusia dalam kehidupannya sehari-hari, atau bisa juga damai sejahtera itu adalah kehendak Allah.

Lebih jauh, Damai Sejahtera harus melalui proses, yakni melalui proses: berbelas kasihan, bermurah hati, kerendahan hati, kelemahan lembutan dan kesabaran. Kemudian, damai sejahtera itu melalui cara hidup yaitu: saling melayani, saling mengampuni, mengenai kasih sebagai pengikat dalam hidup kita, jangan mendustai satu sama lainnya, firman Tuhan menjadi standar dalam kehidupan kita, baca firman Tuhan setiap hari karena firman adalah sumber perkataan Tuhan, sumber kebahagiaan, sumber kemuliaan Tuhan, serta tidak ada permusuhan, tidak ada kebencian, tidak ada dendam dan sebagainya.

Terakhir pada perayaan natal bersama Bupati Sanggau menyerahkan bantuan berupa beras dari pemerintah daerah sebanyak 2,5 ton sebagai tali kasih kepada masyarakat persatuan umat kristiani tayan (pukat).

Penulis : Sukardi

 

Anda mungkin juga berminat Berita lainnya dari penulis

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.