UMAT ANTUSIAS MENGIKUTI MISA PEMBERKATAN DAN DEDIKASI GEREJA KATEDRAL SANGGAU

0 356

//Sukardi Diskominfo Kab.Sgu//

SANGGAU, Belasan ribu umat katolik kota sanggau antusias mengikuti prosesi pemberkatan gedung gereja katedral sanggau oleh Ketua Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) Mgr.Ignasius Suharyo pada Selasa (11/9/2018) pagi.

Kegiatan misa pemberkatan dan dedikasi gereja katedral sanggau tersebut diikuti 17 uskup se-Indonesia dan juga para imam, para biarawati, para tamu undangan luar kalbar, Bupati Sanggau beserta Istri, Bupati Sekadau beserta Istri, Wakil Bupati Sanggau beserta Istri, Wakil Bupati Sekadau beserta Istri, Ketua DPRD Kab.Sanggau beserta Istri, Sekda Kab.Sanggau beserta Istri, Forkompinda Kabupaten Sanggau, Anggota DPRD Provinsi, Para kepala OPD, ISKA Provinsi Kalbar, ISKA Kabupaten Sanggau, Pemuda Katolik Cab.Sanggau, OMK, Para Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, peserta tendopoli pemimpin umat dan para umat katolik kota sanggau.

Bupati Sanggau Paolus Hadi,S.IP,M.Si, Dalam sambutannya mengatakan bahwa kemegahan gereja katedral merupakan bukti nyata wujud kebersamaan dan partisipasi seluruh umat katolik di keuskupan sanggau, mengingat keberhasilan pembangunan gereja tersebut tidak terlepas dari peran aktif kita semua, sehingga gereja yang megah ini menjadi kebanggaan seluruh lapisan masyarakat pada umumnya, khususnya umat katolik keuskupan sanggau yang meliputi dua kabupaten, yaitu kabupaten sanggau dan kabupaten sekadau.

Ide dan rencana pembangunan gereja katedral keuskupan sanggau ini telah muncul dan berkembang beberapa tahun yang lampau, namun untuk mewujudkan ide dan rencana tersebut membutuhkan strategi yang tepat. Strategi yang dipilih adalah dengan mengikutsertakan peran aktif dari setiap umat katolik keuskupan sanggau, dengan meminta sumbangan yang besarannya sesuai kesepakatan bersama dan dapat dipenuhi oleh setiap orang, sehingga terkumpul dana dengan jumlah yang fantastis maka pembangunan gereja dapat terlaksana dengan lancar sesuai rencana, (jelasnya).

Mengingat dengan tersedianya sarana ibadah yang representatif maka akan membantu mempermudah dan meringankan tugas pemerintah daerah dalam membina keimanan dan ketaqwaan masyarakat kepada Tuhan yang maha esa di kabupaten sanggau, kepada semua umat di setiap agama yang ada sehingga terwujud masyarakat yang berbudaya dan beriman.

Selanjutnya pembangunan gereja katedral keuskupan sanggau telah selesai dilaksanakan, namun tugas bersama kedepan adalah menjaga dan memeliharanya dengan baik dan lestari. Untuk itu dirinya berharap, tugas untuk memelihara dan menjaga gereja katedral tersebut menjadi tugas dan tanggungjawab bersama yakni sesuai dengan peran dan fungsi kita masing-masing,(pintanya).

Uskup Sanggau Mgr.Giulio Mencuccini  dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa kita patut bersyukur, penuh sukacita dan penuh kegembiraan atas kehadiran bangunan Gereja Katedral “Hati Kudus Yesus” Keuskupan Sanggau yang megah ini.

Berikut dengan hadirnya bangunan gereja ini tentu diharapkan dapat membawa perubahan besar kepada ketekunan umat untuk melakukan kehendak Allah, selalu bertumbuh didalam iman, menjadi batu-batu hidup, menjadi saksi Kristus dalam pelayanan iman terhadap sesama, terlebih dapat menjadi berkat terhadap banyak orang.

Kemudian Gereja katedral sanggau adalah gereja induk dari setiap gereja di keuskupan sanggau, tentu gedung ini adalah tempat istimewa dimana umat dapat melakukan perjumpaan dengan Allah dan melakukan kehendak Allah dalam kesehariannya.

Untuk itu, berdirinya gereja katedral yang megah, penuh seni, unik dan bercorak budaya setempat ini tidak terlepas dari partisipasi bersama para umat dan tentu merupakan bukti iman dari umat itu sendiri. Terkait hal itu, pihak keuskupan sanggau dari hati yang paling dalam mengucapkan banyak terimakasih atas berpartisipasi sumbangan 25ribu rupiah perjiwa untuk seluruh umat katolik se-keuskupan sanggau maka terkumpullah dana sebesar 14 milyar, ditambah dari para donatur dan dermawan sebesar 5 milyar dan didukung oleh pemerintah provinsi kalbar, kabupaten sanggau dan kabupaten sekadau sebesar 16 milyar sehingga total biaya keseluruhan pembangunan gereja katedral sebesar 35 milyar rupiah.

Disamping itu Ketua KWI Mgr. Ignatius Suharyo menambahkan bahwa dengan kehadiran gereja katedral ini merupakan simbol kehadiran Tuhan ditengah kita,  Gereja yang unik mencerminkan persatuan terhadap gereja-gereja yang lain di keuskupan sanggau dan berdiri megahnya bangunan gereja tersebut diharapkan umat  semakin mendekatkan diri dengan Tuhan sang penciptanya.Kemudian yang tidak kalah penting gereja hadir dapat mencerminkan pluralitas kebhinekaan Indonesia dan kepada seluruh umat katolik yang hadir diajak bersama agar selalu cinta tanah air, bangsa dan negara.

Penulis : Sukardi

Anda mungkin juga berminat Berita lainnya dari penulis

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.