SOSIALISASI SABER PUNGLI DILINGKUNGAN KEPOLISIAN, PEMERINTAH KABUPATEN SANGGAU, INSTANSI VERTIKAL DAN LEMBAGA PELAYANAN PUBLIK DI KABUPATEN SANGGAU

0 46

//DISKOMINFO-SGU//

SANGGAU, Kegiatan Sosialisasi Sapu bersih (Saber) Pungutan Liar (Pungli) dilingkungan Kepolisian, Pemerintah Kabupaten Sanggau, Instansi Vertikal dan Lembaga Pelayanan Publik di Kabupaten Sanggau bertempat di Ruang Musyawarah Lantai 1 Kantor Bupati Sanggau, Selasa pagi (10/4/2018) pukul 09.00 WIB.

Hadir pada kesempatan ini Asisten Pemerintahan, Hukum dan HAM Willybrordus Welly, S.Sos, M.Si, Irwasda Polda Kalbar Kombes Pol Drs. Andi Musa SH, MH, Kapolres Sanggau AKBP Rachmat Kurniawan, SH, S.Ik, MM, Ketua Pengadilan Negeri Sanggau Arief Boediono, SH, MH , Asisten Perekonomian dan Pembangunan H.Roni Fauzan, SE, M.Si, Kepala OPD Kab.Sanggau, Kapolsek se-Kab.Sanggau, Anggota Kejaksaan Negeri Sanggau, Anggota Bea Cukai dan Kepala Desa/Lurah se-Kec.Kapuas.

Sambutan Asisten Pemerintahan, Hukum dan HAM “Dengan adanya sosialisasi oleh Irwasda Polda Kalbar tentang saber pungli yang berkaitan dengan korupsi, mudah-mudahan sosialisasi ini tidak membuat kita untuk pelaksana menjadi takut, akan tetapi kita harus tetap semangat kalau memang kita benar. Dan kalau memang terbukti terjadi pungli atau tindakan korupsi harus ditindak. Maka dari itu mudah-mudahan dengan sosialisasi ini bisa membuat pencerahan dan semangat bagi kita semua.” (Tegasnya)

Sambutan Kapolres Sanggau “Pungli ini terjadi karena ada beberapa faktor seperti masalah perekonomian keluarga atau selalu merasa kurang dengan gajih yang didapat, sehingga bisa terjadi pungutan liar atau tindakan korupsi. Apa yg disampaikan oleh Asisten Pemerintahan, Hukum dan HAM tadi bahwa di Kab.Sanggau jangan sampai ada terjadinya penegakkan hukum yang dilakukan aparat penegak hukum dan tidak ada terjadi hambatan dalam pembangunan didaerah Kab.Sanggau. Perlu saya sampaikan bahwa lakukan pekerjaan rekan-rekan sesuai dengan prosedur dan kita selaku kepolisian tetap selalu kawal dan untuk didalam pekerjaan proyek disesuaikan terlebih dahulu dengan disepakati dalam kontrak.” (Tegasnya)

Sambutan Irwasda Polda Kalbar “Dengan adanya sosialisasi Saber Pungli ini untuk mengenalkan kepada masyarakat. Karena masyarakat masih bnyak yang belum tau dengan Saber Pungli. Karena faktanya selama satu tahun ini hanya ada satu pengajuan dari masyarakat tentang pungli atau tindakan korupsi. Dan ini membuktikan apakah sudah tidak ada tindakan pungli atau masyarakat sudah tidak peduli. Dan ini yang menjadi tugas kita bagaimana kita bisa menjelaskan kepada masyarakat tentang Saber Pungli. Oleh karena itu kita selalu lakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) untuk membuktikan kepada masyarakat bahwa masih ada terjadinya pungli tersebut.
Terkait dengan pungli atau tindakan korupsi ada tiga potensi yang bisa terjadi terhadap kita yaitu pertama kita bisa menjadi korban pungli, kedua kita bisa menjadi pelaku pungli dan ketiga bisa menjadi saksi apa bila melihat atau mendengar adanya terjadi pungli. Untuk potensi yang pertama dan kedua jangan sampai terjadi terhadap kita. Untuk itu saya berharap untuk pungli atau korupsi ini kita harus bersatu padu, bahu membahu dalam memberantaskan pungli atau tindakan korupsi.” (Tegasnya)

Penulis : Alfian

Anda mungkin juga berminat Berita lainnya dari penulis

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.