SANGGAU TOLAK DAN LAWAN POLITIK UANG DAN POLITISASI SARA UNTUK PILKADA 2018

0 107

//DISKOMINFO-SGU//

SANGGAU, Kegiatan Deklarasi tolak dan lawan politik uang dan politisasi sara untuk pilkada 2018 berintegritas, bertempat Aula Hotel Grand Narita Sanggau, Rabu pagi (14/2/2018).

Hadir pada kesempatan ini Kapolres Sanggau AKBP Rachmat Kurniawan, Dandim Sanggau atau yang mewakili, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sanggau Inosensius, SE , Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sanggau yang mewakili, Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sanggau, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sanggau nomor urut 1(satu) Yansen Akun Efendi, SH, M.Si,MH dan Fransiskus Ason, SP (YAS) atau yang mewakili dan Pasangan calon Petahana nomor urut 2 (dua) Paolus Hadi, S.IP, M.Si dan Drs.Yohanes Ontot, M.Si (PH-YO) dan tim kemenangan dari kedua pasangan calon.

Kegiatan ini digelar tentu suatu ajakan dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu)Sanggau untuk seluruh stakeholder untuk tolak dan lawan politik uang dan politisasi sara untuk pilkada 2018 mendatang, sehingga tidak ada kecurangan dan terjadinya konflik antar Suku, Agama, RAS dan budaya menjelang Pilkada 2018 mendatang.

Kembali dipertegas oleh Ketua Badan pengawas pemilu dalam sambutan yang menyatakan “Pada Tanggal 15 Februari tahapan kampanye oleh kedua pasangan calon mulai dilaksanakan, maka dari itu Bawaslu mempunyai kewenangan untuk bertanggungjawab dalam upaya pencegahan konflik tersebut. tentu kita harapkan tidak ada terjadi pelanggaran terutama terkait tindakan pidana, perlu kita ketahui bahwa Kalimantan Barat termasuk daerah yang rawan konflik menjelang pilkada dan ini yang harus kita patahkan bersama-sama untuk pemilihan kali ini kita cegah terjadinya politik uang dan juga politisasi sara. Namun tidak terlepas atas bantuan dari forkompimda untuk membantu kami dalam mengawasi dan mencegah timbul konflik antar masyarakat, politik uang dan politisasi sara untuk pilkada 2018 mendatang.” (Tegasnya)

Sambutan Dandim Sanggau yang mewakili “Mari kita sama-sama tolak politik uang dan politisasi sara, karena berdampak buruk seperti tindakan kriminal yang bisa merugikan satu sama lain. Saya berharap dalam Pilkada 2018 ini dilaksanakan secara jujur dan adil. Siapa pun yang terpilih nanti kita tetap dukung untuk bisa membangun Sanggau kedepan. Maka dari itu mari kita berkerjasama untuk ciptakan suasana damai dan aman dalam pilkada 2018 mendatang.” (Tegasnya)

Dalam sambutan Dandim Sanggau yang mengatakan untuk tolak dan lawan politik uang dan politisasi sara kembali dipertegas oleh Kapolres Sanggau untuk dipertegakkan hukum ketika diketahui terjadinya politik uang dan politisasi sara dalam menjelang memilih pemimpin Kepala Daerah Kab.Sanggau. Pihak Kepolisian Sanggau siap untuk membantu dan mengawasi saat menjelang Pilkada 2018 mendatang.

Sebagai acara penutup dilakukan penandatangan deklarasi tolak dan lawan politik uang dan politisasi sara yang ditanda tangani Pasangan Calon nomor urut 1 (satu) Yas, Pasangan Calon petahana nomor urut 2 (dua) PH-YO, tim kemenangan kedua pasangan calon, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Wartawan dan seluruh peserta yang hadir diacara deklarasi ini.

Penulis : Alfian

Editor : Izar

Anda mungkin juga berminat Berita lainnya dari penulis

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.