Literasi Media Penyiaran, Dalam Upaya Melindungi Keluarga Dari Dampak Negatif Pada Siaran Televisi

0 85

//Diskominfo Kab.Sgu//

SANGGAU, Dinas Komunikasi dan Informatika ( Dinas Kominfo) Provinsi Kalbar bekerja sama dengan Dinas Kominfo Kabupaten Sanggau melaksanakan kegiatan Literasi Media Penyiaran di aula grand narita sanggau, Selasa (17/04/2018) pagi tepatnya pukul 08.30 WIB.

Kegiatan literasi media penyiaran kali ini mengusung tema “melindungi keluarga dari dampak negatif pada siaran televisi”.

Ketua Panitia Pelaksana Apriandi,SE,MM melaporkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dibiayai melalui APBD Pem-Prov Kalbar dan tertuang dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Diskominfo Provinsi Kalbar tahun anggaran 2018 dan dihadiri sebanyak 50 peserta, yang terdiri dari setiap OPD dilingkungan pemerintah kabupaten sanggau, lembaga penyiaran televisi dan radio, para guru sekolah di Kota Sanggau.

Adapun tujuan kegiatan literasi media penyiaran ini agar para peserta yang hadir yang merupakan sebagai unsur dari masyarakat dapat memahami tentang isi siaran yang cerdas dan bermanfaat sehingga masyarakat perlu memiliki pemahaman yang baik dalam proses mengkonsumsi media penyiaran baik televisi maupun radio, jelasnya.

Disamping itu Kadis Kominfo Provinsi Kalbar Drs.Antony Sebastian Runtu,M.Si, menambah bahwa ketika kita ingin maju maka kuasailah tehnologi, karena dengan tehnolgi kita bisa membuat perubahan yang luar biasa.

cintohnya televisi bisa memberikan berbagai informasi kepada masyarakat luas, dimana satu sisi televisi dapat memberikan informasi yang benar (positif), namun sisi lain ada juga memberikan informasi yg negatif atau tidak benar.

Maka dengan kegiatan ini guna untuk menyampaikan kepada masyarakat untuk memahami tentang isi siaran yang cerdas dan bermanfaat sehingga masyarakat perlu memiliki pemahaman yang baik dalam proses mengkonsumsi media penyiaran baik televisi dan radio, terangnya.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan H.Roni Fauzan,SE,M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa televisi dengan berbagai acara yang ditayangkan telah mampu menarik minat pemirsanya dan membuat ketagihan untuk selalu menyaksikan acara yang ditayangkan, sehingga anak tidak bisa terlepas dari bimbingan orang tuanya.

Oleh karena itu, perlu kita ketahui bersama bahwa media penyiaran media massa elektronik mampu menyebarkan berita secara cepat dan memiliki kemampuan mengakses informasi dalam jumlah tak terhingga dalam waktu yang bersamaan.

Menyikapi hal itu, jika dikaji lebih jauh maka media televisi ini mempunyai fungsi utama yang harus diperhatikan yaitu fungsi informatif, edukatif, rekreatif dan sebagai sarana mensosialisasikan nilai-nilai atau pemahaman.

Selain itu juga dapat menimbulkan dampak bagi pemirsa, terutama pada perkembangan prilaku anak-anak, rasa ingin tahu terhadap informasi menyebabkan pengaruh media terhadap anak-anak semakin besar, dengan adanya berbagai macam teknologi yang canggih anak-anak dapat menyaksikan semua tayangan pada program apapun sampai tayangan yang seharusnya belum layak mereka tonton. Untuk itu, diperlukan peranan orang tua guna mengantisipasi dampak tersebut, dimana dalam perkembangannya lingkungan sangat berpengaruh dalam psikologis anak, sehingga anak tidak bisa terlepas dari bimbingan orang tuanya.

Disisi lain juga diperlukan adanya peran Pemerintah dan Industri Penyiaran Televisi agar mendesain ulang program siaran yang sesuai dengan nilai-nilai dan budaya Indonesia dan mempertimbangkan dampak dari acara tersebut sehingga tidak berpengaruh buruk pada anak-anak, harapnya.

Hadir pada kesempatan tersebut, Bupati Sanggau yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan H.Roni Fauzan, SE, M.Si, Kadis Kominfo Provinsi Kalbar Drs.Anthony Sebastian Runtu, M.Si, KPID Provinsi Kalbar Widodo, ST, Kadis Kominfo Sanggau Ir.Yulia Theresia, Ketua Panitia Arfiandi, SE, MM, 50 orang peserta kegiatan dan para panitia pelaksana.

Penulis : Alfian
Editor : Sukardi

Anda mungkin juga berminat Berita lainnya dari penulis

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.