KONTES DIGELAR, MENCARI VARIETAS DURIAN UNGGUL ASLI SANGGAU

0 56

//DISKOMINFO-SGU//

SANGGAU, Digelar festival kontes durian unggul asli Balai Karangan Kec.Sekayam Kab.Sanggau Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) bertempat halaman Kantor Camat Sekayam, Jum’at pagi (27/7/2018) pukul 09.00 WIB.

Hadir pada kesempatan ini Bupati Sanggau dalam hal ini diwakili Kapolres Sanggau AKBP.Imam Riyadi, S.IK, MH, Direktorat Jenderal Hortikultura Kementan RI DR.Ir.Suwandi, M.Si, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalbar Heronimus Hero, SP, M.Si, Dandim Sanggau Letkol Inf,Herry Purwanto, S.Sos beserta Ibu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan Hortikultura dan Perikanan Kab.Sanggau Ir.H.John Hendri, M.Si, Karim selaku Dewan Juri dari Palembang, Tirto selaku Dewan Juri dari Surabaya, Tamron selaku Dewan Juri dari Bangka Belitung, Ketua GOW Kab.Sanggau Kusbariah Ontot, Ketua DWP Kab.Sanggau Agnes Leysandri, S.Pd, seluruh masyarakat Kab.Sanggau dan masyarakat diluar Kab.Sanggau serta masyarakat luar Negeri  Mr.Yoachim dari Belgia dan Mr.Erick dari Perancis selaku pencinta buah durian Indonesia yang ikut serta dalam memeriahkan festival kontes durian unggul asli Kab.Sanggau Provinsi Kalbar.

Sebagai pembuka kegiatan festival kontes durian unggul asli Sanggau Kadis Ketahanan Pangan Tanaman Pangan Hortikultura dan Perikanan Kab.Sanggau menyampaikan “Perlu kami sampaikan bahwa lomba kontes durian ini merupakan agenda tahunan Pemerintah Daerah Kab.Sanggau yang sudah diselenggarakan sebanyak 5 kali sejak tahun 2013 hingga sampai tahun 2018. Adapun varietas durian lokal yang menjadi pemenang dalam kontes durian unggul asal Kab.Sanggau seperti durian raja mabah, durian sawah mas, durian lokad, durian torong, durian rinbud, durian aspar, durian seronbut, durian balening, durian jemongko kuning, durian tembaga inu, durian slipi, durian dara, durian layat, durian lucing, durian yoma, durian hijau dan durian parengi.” (Jelasnya)

“Adapun maksud dan tujuan diselenggarakannya kontes durian unggul ini untuk melestarikan plasma nutfah tanaman durian unggul yang ada diwilayah Kab.Sanggau, juga mencari potensi durian terbaik untuk dijadikan sebagai sumber pohon induk yang diharapkan kedepannya akan menjadi buah unggul andalan Provinsi Kalbar khususnya dan Indonesia secara umumnya dengan spesifikasi standar layak ekspor. Adapun peserta dalam kontes durian ini diikuti kalangan masyarakat yang mempunyai buah durian andalan wilayah masing-masing khususnya di Kab.Sanggau yang mana diikuti sebanyak 102 peserta.” (Ujarnya)

Pada kesempatan yang sama Direktorat Jenderal Hortikultura Kementan RI menyampaikan “Kami sangat apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kab.Sanggau atas upaya-upaya dalam mensosialisasikan  durian unggul asli Kalbar khususnya di Kab.Sanggau, seperti disampaikan oleh Kadis Ketahanan Pangan Tanaman Pangan Hortikultura dan Perikanan Kab.Sanggau tadi bahwa kontes ini sudah yang kelima kalinya terselenggara di Kab.Sanggau ini, guna untuk mengenal produksi-produksi dalam Negeri. Juga kami sampaikan apresiasi kepada para kontestan yang sudah mengikuti kontes durian ini, sehingga dengan ini kita bisa tahu bahwa varietas durian unggul disini banyak sekali atas kekayaan alamnya. Maka dari itu untuk apa kita memproduksi durian dari Negara luar, sedangkan didalam Negeri sendiri seperti di Kalbar khususnya di Kab.Sanggau ini terbesar atas potensi-potensi durian unggul yang tidak diragukan lagi atas varietasnya. Bahkan kita terus dorong durian-durian ini untuk bisa diekspor, dikonsumsi dan dikenalkan kepada Negara luar, karena durian lokal kita ini mampu bersaing ditingkat dunia.” (Ujarnya)

Lebih lanjut, hal tersebut sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Bupati Sanggau dalam hal ini diwakili Kapolres Sanggau dalam sambutan sekaligus membuka secara resmi kontes durian “Diselenggaranya kontes durian ini untuk dapat melestarikan plasma nutfah tanaman durian unggul yang ada diwilayah Kalbar dan dapat mencari potensi durian terbaik untuk dijadikan sebagai sumber pohon induk yang diharapkan kedepannya akan menjadi buah unggul andalan Kalbar khususnya dan Indonesia umumnya dengan spesifikasi standar layak ekspor. Melihat kenyataan serta situasi dilapangan dimana populasi pohon durian di Kalbar semakin berkurang, yang disebabkan oleh perluasan areal, alih fungsi tanaman lain dan penebangan pohon durian untuk dijadikan balok-balok kayu komersil sebagai bahan baku bangunan, yang mana perihal tersebut dapat mengancam populasi pohon durian dan hilangnya plasma nutfah pohon durian unggul.” (Ujarnya)

“Maka dengan ini bermaksud untuk mengajak seluruh elemen masyarakat maupun instansi Pemerintah untuk bersama-sama melestarikan plasma nutfah pohon durian yang tersisa menjadikan buah unggul yang potensial dan bernilai ekonomi tinggi. Kecamatan Sekayam merupakan Kecamatan yang memiliki ratusan jenis durian yang masih alami berada dihutan, dengan usia pohon lebih seratus tahun, karena tanahnya subur maka hasil durian dari Balai Karangan dan sekitarnya mampu mengisi pasar Pontianak dan Negara Malaysia. Sehingga varietas durian Sanggau telah diakui oleh Kementerian Pertanian dan sudah diberikan sertifikat sebagai durian unggul Nasional. Berharap dengan diselenggaranya kontes durian ini bukan hanya sekedar jualan, tetapi juga menjadi ajang edukasi bagi masyarakat agar  lebih peduli dengan buah lokalnya sendiri.” (Harapnya)

Selanjutnya, dimulai sesi penilaian buah durian para kontestan oleh Dewan Juri untuk mencari varietas durian unggul asli Sanggau.

Penulis : Alfian

Editor  : Rizky

Anda mungkin juga berminat Berita lainnya dari penulis

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.