Kementerian Kesehatan Selenggarakan Sosialisasi KKM di Kabupaten Sanggau

0 144

//Sukardi Diskominfo-Sgu//

SANGGAU, Sosialisasi Kebijakan Kesiapsiagaan Terhadap Kedaruratan Kesehatan Masyarakat (KKM) di Kabupaten Sanggau, selasa ( 27/2/2018) di Aula Grand Narita Hotel berjalan dengan lancar dan disambut baik oleh setiap unsur terkait.

Sekda Kabupaten Sanggau A.L.Leysandri,SH ketika membuka kegiatan mengtakan dengan pesatnya mobilitas manusia antar negara serta globalisasi perdagangan barang dan hewan saat ini tentu akan berimplikasi dengan meningkatnya secara drastis jalur perdagangan barang dan hewan yang akan meningkatkan faktor patogen dan faktor penyakit di seluruh dunia. Mengingat besarnya risiko tersebut maka untuk menghadapinya diperlukan kesiapsiagaan pemerintah pusat dan pemerintah daerah (jelasnya).

Lebih lanjut, melalui nawacita yang di prakarsai oleh Presiden Republik Indonesia (Ir.Joko Widodo) menciptakan 9 agenda prioritas yang disebut nawacita. salah satu butir, yaitu butir ke 5 (lima) meningkatkan kualitas hidup manusia indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan, kesejahteraan dan kesehatan.

Kedaruratan kesehatan masyarakat tentunya memerlukan upaya khusus untuk penanggulangannya. Salah satu kendala yang sering dijumpai dalam upaya penanggulangan kedaruratan kesehatan masyarakat adalah kurangnya kesiapan sumber daya manusia dan komitmen kerjasama lintas program dan sektor terkait. Agar penyelenggaraan penanggulangan kedaruratan kesehatan masyarakat di suatu wilayah dapat berjalan lancar dan mencapai tujuan serta sasaran yang diharapkan, maka disusunlah rencana kontijensi yang mengatur penyelenggaraan kegiatan dimaksud yang meliputi perencanaan, persiapan dan ketentuan pelaksanaan serta evaluasi(jelasnya).

Berikut perencanaan kontinjensi adalah suatu proses perencanaan kedepan, dalam keadaan yang tidak menentu, dimana skenario dan tujuan disepakati, tindakan teknis dan manajerial ditetapkan, sistem tanggapan dan pengarahan potensi disetujui bersama untuk mencegah atau menanggulangi secara lebih baik dalam situasi darurat atau kritis.

Kabupaten Sanggau merupakan salah satu dari 21 kabupaten di Indonesia yang memiliki pintu masuk internasional Pos Lintas Batas Negara (PLBN), selain itu Kabupaten Sanggau terletak sangat strategis, merupakan jalur sutra yang menghubungkan antar provinsi maupun antar Kabupaten tentunya mobilisasi penduduk menjadi sangat cepat dan mudah sehingga mempermudah munculnya penularan penyakit. Untuk itu, kita tentunya juga dihadapkan kepada ancaman darurat kesehatan masyarakat akibat penularan penyakit menular lintas daerah, negara bahkan lintas benua.

Tidak terbatas kejadian penyakit tetapi juga yang disebabkan oleh nuklir, kimia dan kerawanan pangan menjadi perhatian bersama karena potensinya menyebabkan kedaruratan kesehatan masyarakat. Hal tersebut mendorong tiap negara menyiapkan sistem kesehatannya untuk mampu menghadapi ancaman dan kemampuan menanggulanginya. Kemampuan negara diukur dari kapasitas mencegah, mendeteksi dini, melaporkan dan melakukan penanggulangan, kemampuan ini dibangun bertujuan mencegah masuk dan penyebabnya bahaya dan atau meminimalisir dampak yang ditimbulkan, kemampuan ini juga yang harus kita miliki untuk menghadapi kedaruratan kesehatan masyarakat Kabupaten Sanggau(ungkapnya).

Dalam kesempatan yang sama, Kadis Kesehatan Kabupaten Sanggau dr. Jones Siagian,M.Qih, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan dari kementrian kesehatan yang dilaksanakan di kabupaten sanggau terkait dengan kontijensi kesahatan masyarakat.

Lebih lanjut, kenapa dilakukan dikabupaten sanggau? Hal itu, karena sanggau adalah salah satu daerah yang strategis antar negara, dengan prasarana yang semakin baik maka dikwatirkan ada hal salah satu penyakit yang mengikutinya. dari itu kita yang berada di kabupaten perbatasan kita tentu harus mengatisipasinya, ketika ada penyakit yang harus kita tindak secara cepat maka kita harus lakukan itu sehingga apa yang Sekda sampaikan seperti hal diatas maka kita harus melakukan  penangulangan secara cepat itulah tujuan kegiatan ini (ucapnya).

Berikut Langkah – langkah dari dinas kesehatan kabupaten sanggau sesuai dengan SOP untuk mengangani kasus yang luar biasa seperti penyakit difteri yang dialami di beberapa kabupaten, kota dan provinsi maka kita melakukan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat, menyiapkan semua perangkat memalui petugas – petugas di puskesmas, terutama dari 19 puskesmas yang ada di sanggau kita sudah mempunyai petugas surve yang dapat diakses maupun on-line dan off line sehingga dapat di informasikan langsung ke dinas kesehatan kabupaten sanggau.

Disamping itu, Ketua pelaksana Samsul Alam, S.Km, M.Epid. melapor bahwa kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan  peraturan presiden  No 2 tahun 2015 tentang perencanaan  jangka menengah pembangunan pemerintah tahun 2014 – 2019. selanjutnya, berdasarkan keputusan menteri kesehatan  No 52 tahun 2015 tentang pencengahan penyakit dan tentang persiapan penyelenggaraan penyusunan kebijakan kedaulan masyarakan.

Berikut tujuan kegiatan yaitu untuk mensosialisasikan dan menyamakan konsep – konsep, faktor-faktor resiko dan tantangan kita mengahadapi mentalisme serta mengidentifikasi kedaulan kesahatan masyarakat.

Adapun alasan maupun pertimbangan kegiatan dilaksanakan di kabupaten sanggau, karena mempunyai rasiko kesehatan yang tidak biasa kita hadapi di kabupaten sanggau. dan kegiatan ini diikuti sebanyak 50 orang peserta yang melibatkan unsur dinas kesehatan, puskesmas dan rumah sakit, kemudian unsur organisasi perangkat daerah (OPD), para camat perbatasan, unit kerja lembaga vertikal yang memiliki keterketaitan dengan penyusunan kegiatan ini.

Adapun materi kegiatan diantaranya, kebijakan nasional kekarantinaan kesehatan dalam rangka kesiapsiagaan dan response KKM, Overview sistem kewaspadaan dini dan penanggulangan KLB di Kab/kota, Framework/Implementasi IHR di Indonesia, Pedoman penyusunan dokumen kebijakan dalam rangka kesiapsiagaan penanggulangan KKM dan Risk Assessment KKM. Dengan metode kegiatan adalah ceramah dan sesi tanya jawab(terangnya).

Hadir dalam kegiatan itu, Sekda Kabupaten Sanggau A.L.Leysandri,SH,  Kadis Kesehatan Kabupaten Sanggau dr. Jones Siagian,M.Qih,  Kepala kantor kesehatan pelabuhan (KKP) pontianak Sumarsinah, Kadis Kominfo Kabupaten Sanggau Ir.Yulia Theresia, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Vicky,ST,MT. Kepala Kesbangpolinmas Anton,S.Sos, Camat Entikong, PKK Kabupaten Serta perwakilan beberapa OPD, unsur vertikal terkait dan undangan lainnya.

Penulis : Sukardi

Anda mungkin juga berminat Berita lainnya dari penulis

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.