BUPATI SANGGAU MELETAKKAN BATU PERTAMA GEREJA KATOLIK DUSUN TERENTANG TAYAN HILIR

0 77

//DISKOMINFO-SGU//

SANGGAU, Peletakan batu pertama Gereja Katolik Dusun Terentang oleh Bupati Sanggau yang dilaksanakan pada Kamis pagi 26 Juli 2018. Selain Bupati Sanggau Paolus Hadi, S.IP, M.Si, beserta Istri Arita Apolina, S.Pd, hadir pula Keuskupan Sanggau Mgr. Julius Mencuccini, CP, Camat Tayan Hilir Tony Kulung, Koramil Tayan Hilir Aris Y, Kapolsek Tayan Hilir Sukiswandi, Ketua Rayon Desa Subah Kanisius Kimleng, Pastur Paroki Tayan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Serta Kepala OPD yang mendampingi.\

Impian masyarakat Desa Subah Dusun Terentang sejak tahun 1998 akhirnya terwujudkan, setelah bertahun-tahun menunggu mulainya pembangunan Gereja yang mana tepat pada tanggal 26 Juli 2018 batu pertama yang diletakkan langsung oleh Bupati Sanggau. Gereja ini akan dibangun dengan luas 430m persegi yang mana mudah-mudahan ketika Gereja ini diresmikan juga sudah langsung menjadi Kuasi Paroki dan ada Pastor yang menggembalakan umat di daerah Rayon Subah ini. Hal ini disampaikan langsung oleh Kesukupan Sanggau yang diwakili oleh Vikjen Keuskupan Sanggau Pastor Y Bartolomues Tolo.

Bupati Sanggau juga mengatakan bahwa Geraja ini betul-betul sangat dirindukan oleh masyarakat Desa Subah yang akhirnya meminta kepada Bapak Uskup untuk mendirikan Gereja ini, karena memang pemerintah hanya bisa membantu biaya pembangunan Gereja ini hanya 20% dari nilai bangunan yang akan dibagun, sehingga dana terbesar yang dikeluarkan untuk pembangunan Gereja ini langsung dari Bapak Uskup yang dibantu oleh umat Desa Subah, Ujarnya.

Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Gereja Katolik yang memang sangat-sangat intens membangun daerah kita ini yang jika hanya mengandalkan pemerintah sebenarnya sangat tidak mampu, karena kewenangan soal membangun rumah ibadah itu bukan berada langsung di Kabupaten, melainkan tanggung jawab Menteri agama. Tetapi Menteri agama juga tidak sanggup untuk memikirkan rumah ibadah di seluru Indonesia ini, maka dari itu Pemerintah daerah juga boleh membantu, entah itu rumah ibadah Kristen, Katolik, Islam dan lain nya.

Tidak lupa juga Beliau mengucapkan terimakasih kepada seluruh warga Terentang yang sudah menciptakan Pilkada yang damai, sehingga kita bias hidup damai dan tentram.

Penulis: Izar

Anda mungkin juga berminat Berita lainnya dari penulis

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.